Jakarta, GPriority.co.id – Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) resmi merilis pembaruan Official Basketball Rules 2026 yang akan mulai diberlakukan pada 1 Oktober 2026.
Sejumlah perubahan penting dimasukkan dalam regulasi terbaru guna meningkatkan konsistensi keputusan wasit, memperjelas interpretasi peraturan, serta menciptakan jalannya pertandingan yang lebih adil dan efisien.
Dalam pengumuman resminya, FIBA menyatakan bahwa revisi aturan tersebut merupakan hasil evaluasi terhadap penerapan peraturan sebelumnya dan masukan dari berbagai pemangku kepentingan di dunia bola basket internasional.
“Perubahan ini dibuat untuk meningkatkan konsistensi keputusan wasit, memperjelas interpretasi aturan, serta membuat jalannya pertandingan menjadi lebih adil dan efisien,” demikian pernyataan FIBA dalam penjelasan mengenai Official Basketball Rules 2026.
Salah satu perubahan yang mendapat perhatian adalah penyempurnaan aturan act of shooting
atau tindakan menembak. Revisi ini bertujuan memberikan pedoman yang lebih jelas kepada wasit dalam menentukan kapan seorang pemain dianggap telah memulai gerakan menembak, sehingga keputusan mengenai pelanggaran saat menembak dapat diterapkan secara lebih konsisten.
FIBA juga memperbarui interpretasi mengenai second dribble, yaitu situasi ketika pemain kembali menggiring bola setelah dribble pertama berakhir. Aturan yang lebih rinci diharapkan dapat mengurangi perbedaan penafsiran dalam pertandingan, baik di level domestik maupun internasional.
Selain itu, kategori technical foul turut mengalami penyempurnaan. FIBA memperjelas berbagai bentuk pelanggaran teknis yang berkaitan dengan perilaku pemain, pelatih, maupun ofisial tim. Langkah ini diambil untuk menjaga sportivitas sekaligus memudahkan wasit dalam mengambil keputusan di lapangan.
Perubahan lainnya mencakup aturan mengenai disruptive foul dan flagrant foul, yang kini memiliki definisi dan panduan penerapan lebih spesifik. Pembaruan ini diharapkan mampu memberikan perlindungan yang lebih baik kepada pemain sekaligus menjaga intensitas pertandingan tetap berada dalam batas permainan yang sportif.
Tak hanya menyentuh aspek pelanggaran, FIBA juga memperbarui sinyal wasit, prosedur administrasi pertandingan, serta penggunaan Instant Replay System (IRS). Penyesuaian pada IRS bertujuan meningkatkan akurasi pengambilan keputusan dalam momen-momen krusial tanpa menghambat ritme pertandingan.
Pembaruan Official Basketball Rules 2026 akan menjadi acuan bagi seluruh kompetisi yang berada di bawah naungan FIBA mulai 1 Oktober 2026, termasuk turnamen internasional dan liga nasional yang mengadopsi regulasi FIBA.
Dengan aturan yang lebih jelas dan modern, organisasi tersebut berharap kualitas pertandingan, konsistensi kepemimpinan wasit, serta pengalaman bermain dan menonton bola basket akan semakin meningkat di berbagai level kompetisi.
