Gaza, GPriority.co.id – Serangan terbaru militer Israel di Jalur Gaza kembali memicu perhatian dunia internasional setelah empat warga Palestina dilaporkan tewas dan empat lainnya mengalami luka-luka pada Minggu (17/5) waktu setempat. Insiden tersebut terjadi di tengah situasi gencatan senjata yang masih berlangsung antara kedua pihak.
Berdasarkan laporan media Anadolu dan sejumlah saksi mata, serangan udara dilakukan menggunakan drone Israel yang menargetkan pusat distribusi makanan di dekat Rumah Sakit Martir Al-Aqsa, Deir al-Balah, wilayah Gaza bagian tengah. Lokasi tersebut diketahui menjadi tempat warga sipil mencari bantuan kemanusiaan di tengah krisis pangan yang masih melanda Gaza.
Serangan itu menambah daftar korban sipil di wilayah konflik yang hingga kini belum sepenuhnya stabil meski upaya gencatan senjata terus dilakukan. Tim medis setempat menyatakan para korban luka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Di wilayah selatan Gaza, ketegangan juga meningkat setelah kendaraan militer Israel dilaporkan bergerak memasuki kota Bani Suheila, sebelah timur Khan Younis. Warga setempat mengaku mendengar suara tembakan senjata dan artileri sejak Minggu (17/5) pagi.
Sejumlah sumber lokal menyebut kendaraan militer Israel turut mendorong blok beton yang menjadi penanda “Garis Kuning” ke arah barat di kawasan Al-Raqab dan Al-Fajm. Pergerakan tersebut dinilai memperluas area yang berada di bawah kendali militer Israel di sekitar Khan Younis.
Situasi keamanan di Gaza terus menjadi sorotan komunitas internasional. Organisasi kemanusiaan memperingatkan bahwa meningkatnya serangan di area sipil, termasuk pusat distribusi bantuan makanan, berpotensi memperburuk kondisi warga yang sudah menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi terbaru dari pihak militer Israel terkait serangan di Deir al-Balah maupun aktivitas pasukan di Khan Younis. Sementara itu, masyarakat internasional kembali mendesak semua pihak menahan diri demi menjaga peluang perdamaian dan keberlangsungan gencatan senjata di Jalur Gaza.
