Kedapatan Mabuk, Atlet Senam Jepang Didepak dari Olimpiade Paris 2024

Image ref 124417016. Copyright Shutterstock No reproduction without permission. See www.shutterstock.com/license for more information.

Jakarta, GPriority.co.id – Shoko Miyata (19), atlet sekaligus kapten tim senam Jepang, dikeluarkan dari tim Olimpiade Paris 2024 usai kedapatan mabuk dan merokok. Aksi tersebut dinilai melanggar kode etik tim, serta illegal bagi mereka yang masih berusia dibawah 20 tahun di Jepang.

Dengan adanya kasus tersebut, Shoko pun langsung dipulangkan ke Jepang dari lokasi latihannya di Monaco.

“Setelah ada konfirmasi darinya dan lewat diskusi dengan semua pihak, sudah diputuskan jika dia (Miyata) mundur dari Olimpiade,” jelas Sekjen Asosiasi Senam Jepang (JGA), Kenji Nishimura, pada Jumat (19/7) lalu.

Kasus ini berawal ketika Miyata tidak hadir saat latihan tim pada Rabu (17/7) lalu. Saat itu, Kepala Pengembangan JGA, Hikaru Tanaka, menyatakan jika Miyata absen sesi latihan karena ‘alasan khusus’.

Miyata tadinya menjadi andalan tim dan diharapkan dapat memimpin di Olimpiade 2024, namun terpaksa harus absen. Kini, peluang Jepang untuk meraih medali berkurang karena timnya harus bersaing dengan empat atlet saja.

Foto : Shutterstock