Penulis: Dimas A Putra | Editor: Lina F | Foto: Dimas
Jakarta, GPriority.co.id – Ketua Komite Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) Hasbullah Thabrany, menyoroti penerimaan cukai rokok dari Industri ke Pemerintah yang menurutnya begitu besar, dengan angka 200 triliun lebih.
Hasbullah menyarankan agar penerimaan cukai yang besar tersebut bisa dikembalikan untuk dana Kesehatan terutama kesehatan anak.
“Saya hanya menginginkan, coba deh, gunakan paling tidak 20 persen dari dana cukai rokok yang kita terima kembalikan untuk dana kesehatan, untuk menyehatkan anak-anak kita, 20 persen dari 230 triliun itu 40 triliun lebih, kalau itu dikembalikan bisa menyehatkan anak-anak membuat anak-anak kita daya tahannya kuat, cerdas insyaAllah,” paparnya diskusi publik memperingati Hari Anak Nasional 2023 di JW Mariott Hotel, Jakarta pada Selasa (15/8).
Dirinya mengungkapkan bahwa hasil cukai rokok merupakan uang denda bagi mereka yang mengkonsumsi rokok atau perilaku hidup tidak sehat.
Untuk itu, peran Pemerintah saat ini sangat diperlukan, ia menyebut dana tersebut bisa digunakan untuk kampanye hingga imunisasi kepada anak.
“Uang cukai rokok adalah uang denda dari perilaku hidup tidak sehat, anggaran itu bisa untuk mencegah anak-anak mengkonsumsi rokok, imunisasi, kita lakukan ini bareng-bareng,” ujar Hasabullah.
Selain itu, dirinya juga meminta kepada pemerintah agar melarang iklan rokok, menjual ketengan dan menjual harga rokok lebih mahal.
“Ini mungkin komitmen untuk prioritaskan kampanye besar-besaran sekarang ini,” pungkasnya.
