Jakarta, GPriority.co.id – Juara bertahan Liga Inggris, Liverpool, harus pasrah dipermalukan oleh rival abadi mereka, Manchester United, dalam gelaran Liga Inggris pekan ke-8. Ini menjadi kemenangan perdana United di Anfield sejak terakhir kali mereka menang pada Januari 2016 silam.
Hanya butuh waktu dua menit, Manchester United berhasil unggul berkat sontekan keras mendatar Bryan Mbeumo ke gawang Liverpool yang dikawal Giorgi Mamardashvili.
Meski sempat menyamakan kedudukan lewat tap-in Cody Gakpo, sundulan Harry Maguire pada menit-menit pamungkas menenggelamkan Liverpool dalam kekalahan. Skor akhir pertandingan adalah 1-2 untuk kemenangan Manchester United.
Kekalahan atas The Red Devils ini menjadi kekalahan keempat secara beruntun untuk Liverpool, dan merupakan kekalahan ketiga mereka di Liga Primer musim ini.
Rentetan performa buruk ini tentu bukan awal yang diharapkan oleh para penggemar tim asal kota Merseyside itu, apalagi setelah mereka menggelontorkan uang yang tidak sedikit untuk belanja pemain.
Kritikan terhadap juru latih, Arne Slot, pun semakin nyaring terdengar. Kritikan ini datang bukan tanpa alasan, melainkan atas permainan yang cukup buruk dan minim kreativitas yang ditunjukkan, tidak hanya melawan United tetapi juga dari empat pertandingan terakhir.
Para penggemar mencap pelatih asal Belanda itu dengan sebutan “pelatih keras kepala” karena terus mengorbitkan pemain-pemain senior, padahal performa mereka sedang menurun, salah satunya Mohamed Salah. Penggemar pun mempertanyakan keputusan Arne Slot mencadangkan Federico Chiesa, padahal Chiesa sering tampil menjadi pembeda di lapangan.
Klasemen Liga Inggris Pekan Ke-8 (Setelah Laga Liverpool vs Man United):
1.Arsenal
2.Manchester City
3.AFC Bournemouth
4.Liverpool
5.Chelsea
6.Tottenham Hotspur
7.Sunderland
8.Crystal Palace
9.Manchester United
10.Brighton & Hove Albion
11.Aston Villa
12.Everton
13.Newcastle United
14.Fulham
15.Leeds United
16.Brentford
17.Burnley
18.Nottingham Forest
19.West Ham United
20.Wolverhampton Wanderers
Pewarta: Rizqi Juned
Editor: Dimas A Putra
