Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyoroti pentingnya insentif fiskal dan evaluasi kinerja pemerintah daerah dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 di Jakarta, Kamis (22/10).
Dalam sambutannya, Tito menyinggung alokasi insentif fiskal bagi daerah serta koordinasi dengan Menteri Keuangan untuk mengetahui besaran anggaran yang disiapkan pemerintah.
“Saya tadi sudah tanya kepada Menteri Keuangan, berapa insentif fiskal yang disiapkan untuk tahun depan?, saya pastikan tetap ada,” ujar Tito.
Tito pun menggarisbawahi pentingnya dukungan fiskal dalam mendorong kinerja pemerintah daerah. Namun, besaran insentif yang dibahas dalam sambutan tersebut belum dapat dipastikan.
Tito juga menyinggung perlunya mempertimbangkan perbedaan karakteristik dan kemampuan keuangan antardaerah. Dalam rekaman, ia menyebut sejumlah wilayah, termasuk Sumatera, Jawa, Bali, Maluku, dan Papua, ketika membahas pengelompokan daerah.
Pembahasan mengenai pengelompokan wilayah tersebut relevan dengan upaya menyusun evaluasi kinerja yang mempertimbangkan kondisi masing-masing daerah. Meski demikian, rincian mekanisme pengelompokan dan indikator penilaiannya belum dapat dipastikan dari transkrip yang tersedia.
Selain persoalan fiskal, sambutan Mendagri turut menyinggung evaluasi kinerja pemerintah daerah, antara lain dalam penanganan inflasi dan persoalan sampah. Ia juga membahas penilaian terhadap daerah dengan pertumbuhan ekonomi serta capaian kinerja yang baik.
Pemberian apresiasi kepada daerah berprestasi menjadi salah satu instrumen untuk mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan. Dalam program pemerintah, insentif fiskal dapat menjadi stimulus bagi daerah untuk memperbaiki kinerja dan meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran.
Rakornas TPAKD 2026 sendiri diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Berdasarkan informasi resmi pemerintah, kegiatan ini berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dengan tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia”.
Forum tersebut mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, regulator, dan pemangku kepentingan sektor keuangan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal. Penguatan TPAKD diharapkan dapat mendukung pemerataan ekonomi, memperluas akses pembiayaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
