Jakarta, GPriority.co.id – Kementerian ESDM melalui BPH Migas melaporkan, Tidak ada kendala di Subsektor Gas Bumi, Subsektor Kelistrikan dan Geologi pada Posko Nasional Sektor ESDM untuk Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyampaikan terimakasihnya kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam menjalankan tugas di Posko Nasional sektor ESDM Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
“Alhamdulillah, kami memanjatkan syukur kepada Tuhan. Hari ini kita menutup posko Natal dan Tahun Baru yang diketahui dalam laporan Ibu Kepala BPH Migas bahwa dalam proses Nataru untuk khusus yang di bidang ESDM, yaitu BBM, LPG, listrik, kemudian pemantauan gunung, termasuk tanah yang bergeser, alhamdulillah tidak ada terjadi kendala yang berarti, ” ungkapnya pada Penutupan Posko Nasional sektor ESDM Hari Raya Nataru, Selasa (7/1) di Gedung BPH MIGAS, Jakarta Selatan.
“Sampai dengan distribusi BBM ke daerah-daerah 3T. Itu, Alhamdulillah semuanya berjalan, karena itu saya berterima kasih kepada semua teman-teman tim,” tutur Menteri ESDM.
Sementara itu, sebelumya dalam laporan Kepala BPH MIGAS Erika Retnowati, bahwa, selama periode NATARU 2024, Subholding Gas Pertamina telah berhasil menyalurkan Gas bumi kepada 3.236 Pelanggan Komersial Industri.
“Naik 28,32% dari NATARU 2023, 2.524 Pelanggan Kecil naik 7,19% dari NATARU 2023 menjadi 810.813 Pelanggan Rumah tangga,” paparnya.
“Lebih dari 33.000 km jaringan pipa gas bumi, 3 LNG Terminal terbesar di Indonesia, belasan SPBG dan MRU, serta mengaktifkan Posko Satgas yang dikelola oleh Subholding Gas,” ungkapnya.
Sementara dari subsektor Kelistrikan, pasokan tenaga listrik selama pelaksanaan Posko Nasional ESDM Hari Raya Natal Tahun 2024 dan Tahun Baru 2025 berada pada kondisi pasokan
listrik aman.
Lanjutnya, Kondisi sistem tenaga listrik pada tanggal 25 Desember 2024 pada saat perayaan Hari Natal 2024, ada 21 sistem dalam kondisi normal dan 3 sistem dalam kondisi siaga diantaranya, Sistem Tanjung Selor, Sistem Tambora, dan Sistem Bau-Bau.
Kondisi Sistem Tenaga Listrik tanggal 1 Januari 2025 pada saat perayaan Tahun Baru 2024, yaitu 22 Sistem dalam kondisi Normal dan 2 sistem dalam kondisi Siaga (Sistem Nias & Sistem Tanjung Selor), Rincian Daya Mampu Pasok (DMP) Nasional sebesar 52.322,41 MW dan Beban Puncak (BP) sebesar 35.372,09 MW.
Selama Periode Posko Nataru 2024/2025 tercatat beberapa sistem dalam kondisi slaga dan defisit.
” Status siaga di Nias selama 17 hari, status siaga di Belitung selama 4 hari, dan status siapa di Tanjung Selor selama 19 hari, “
“Tambora 16 hari, Bau-bau 8 hari, Manokwari 4 hari, Timor 1 hari, Sorong 2 hari,” sambungnya.
Adapun terjadi defisit pasokan listrik di Timor selama 2 hari pemadaman hanya terjadi pada beban puncak malam selama 4 jam.
Dikatakan Erika, penyebab defisit sistem karena gangguan pembangkit dan variasi musim yang menyebabkan elevasi air rendah, sehingga pasokan tenaga listrik dari pembangkit bertenaga air tidak maksimal dan/atau tidak tersedia. Hal ini terjadi pada Sistem pembangkit listrik Tambora, Bau-Bau, dan Sorong. (*)
Foto : Istimewa

One thought on “Menteri ESDM: Tak Ada Kendala Pada Posko Nasional Sektor ESDM Hari Raya Nataru”
Comments are closed.