Jakarta, GPriority.co.id – YOLO dan FOMO menjadi dua istilah yang sering terdengar di kalangan anak muda.
YOLO merupakan kepanjangan dari ‘You Only Live Once’. Sedangkan FOMO merupakan kepanjangan dari ‘Fear of Missing Out’.
YOLO dan FOMO bahkan dijadikan prinsip hidup bagi banyak anak muda di zaman sekarang.
Akibatnya, berkembanglah istilah dan prinsip hidup lainnya seperti self-reward salah satunya.
Misalnya saja ketika baru gajian dan menghabiskan gaji hanya untuk membeli barang-barang tertentu, kemudian menganggap bahwa hal itu dilakukan sebagai bentuk merasakan jerih payah setelah bekerja keras.
Selain itu, retail therapy dan healing juga menjadi istilah lain yang ramai di kalangan anak muda saat ini.

Mirisnya, karena prinsip-prinsip hidup tersebut banyak orang kemudian sampai menggunakan paylater untuk ‘memberi makan’ gengsinya sendiri.
Sebuah data terbaru dari OJK, mengungkap per November 2024, utang paylater warga Indonesia tembus di angka Rp30,3 triliun! Angka tersebut lebih besar dibanding bulan sebelumnya.
Meski tak semua warga Indonesia menggunakan paylater, dari data tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa prinsip hidup yang boros atau terlalu gengsi, menjadi salah satu penyebab utamanya.
Untungnya, masih banyak yang memiliki prinsip hidup tahu batasan, hingga muncul YONO (You Only Need One), dan mulai menjadi tren di tahun 2025 ini.
Prinsip hidup YONO mengedepankan prinsip hanya membeli barang ketika benar-benar butuh.
Lewat prinsip ini, orang-orang diajak untuk lebih mementingkan kualitas barang dibandingkan dengan kuantitasnya.
Prinsip hidup YONO sebenarnya mirip dengan minimalisme yang juga ramai diperbincangkan beberapa tahun lalu.
Namun kini, prinsip hidup YONO menjadi ramai karena semakin impulsifnya gaya hidup yang mengedepankan pemborosan atau gengsi.
Manfaat dan Cara Menjalankan Prinsip Hidup YONO

Dengan menjalankan prinsip hidup YONO, seseorang dapat merasakan beberapa manfaat seperti hidup dengan lebih hemat, memiliki kualitas hidup yang lebih baik, membeli barang menjadi lebih terarah, hingga lebih mengedepankan menabung dan investasi daripada ‘memberi makan’ gengsi.
Untuk menjalankan prinsip hidup YONO, ada beberapa cara yang bisa anda lakukan, seperti dilansir dari beberapa sumber.
- Lebih fokus pada kebutuhan utama dibanding keinginan sementara,
- Persiapkan investasi jangka panjang agar terhindar dari tindakan atau keputusan yang kesannya terburu-buru,
- Selalu memikirkan matang-matang keputusan dan mempertimbangkannya untuk jangka panjang.
Jadi, apakah anda tertarik menerapkan prinsip hidup YONO dalam kehidupan anda saat ini?
Foto : Ilustrasi/Freepik
