Jakarta, GPriority.co.id – Generasi 90-an pasti sangat familiar dengan permainan monopoli. Sebelum ramai gadget, monopoli menjadi salah satu permainan yang paling banyak dpilih untuk dimainkan bersama teman dan keluarga.
Tapi pernahkah anda menyadari jika bermain monopoli, seringkali berakhir mempunyai banyak utang? Atau jika kita mempunyai uang banyak, segalanya jadi semakin mudah?
Faktanya, monopoli awalnya bukanlah permainan yang dibuat hanya untuk seru-seruan saja. Permainan ini pertama kali diciptakan oleh Elizabeth Magie di tahun 1903, dengan tujuan untuk mengingatkan masyarakat tentang bahaya kapitalisme.
Niat awalnya hanya ingin memberi tau seberapa bobrok sistem ekonomi karena orang kaya semakin kaya, dan orang miskin terus terjebak dalam utang.
Berubah Makna Usai Dibeli Parker Brothers

Kemudian, ketika hak paten monopoli dibeli oleh Parker Brothers, makna aslinya menjadi berlawanan. Bukan lagi belajar soal kapitalisme, pemain monopoli justru berkompetisi untuk menjadi penguasa segalanya.
Oleh karena itu, pada permainan monopoli jika harga sewa semakin mahal, pemainnya akan diminta untuk membayar pajak dan bank tak pernah merugi.
Pesan tersembunyi itulah yang membuat kita belajar tentang bagaimana uang dalam dunia nyata bekerja.
Foto : Ilustrasi/iStock
