Jakarta, GPriority.co.id – Jalur rel kereta di perlintasan antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati di wilayah Grobogan sepanjang 100 meter terputus gara-gara tergerus banjir. Sejumlah perjalanan kereta api dibatalkan akibat insiden ini.
“Luapan banjir mengakibatkan gogosan di jalur sepanjang 100 meter dengan kedalaman sekitar 3 meter di kedua jalur rel,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo di Semarang, Rabu (22/1).
Franoto menyampaikan bahwa KAI meminta maaf atas insiden. Dan memastikan bea tiket yang sudah dibeli oleh para calon penumpang KA yang keberangkatannya dibatalkan akan dikembalikan 100 persen.
Disamping itu, Franoto menuturkan, puluhan petugas dari bagian prasarana Daop Semarang, kata dia, telah diterjunkan beserta material pendukung perbaikan jalur tersebut.
Ia menjelaskan empat rangkaian KA mengangkut batu kricak pengganti material di lokasi yang tergerus banjir.
Selain itu, terdapat satu lagi rangkaian KA membawa material besi rel, bantalan beton, dan perlengkapan lainnya.
Seperti dikutip Kompas.com, berikut daftar kereta api yang tidak beroperasi atau dibatlkan akibat banjir Grobogan pada Rabu (22/1):
1. KA 227 Blora Jaya (Cepu–Semarang).
2. KA 546 Kedung Sepur (Semarang–Ngrombo).
3. KA 545 Kedung Sepur (Ngrombo–Semarang).
4. KA 170 Tegal Bahari (Jakarta–Tegal).
5. KA 169 Tegal Bahari (Tegal–Jakarta).
6. KA 1 Argo Bromo Anggrek (Surabaya–Semarang–Jakarta).
7. KA 2 Argo Bromo Anggrek (Jakarta–Semarang–Surabaya).
Selain pembatalan, beberapa perjalanan kereta dialihkan melalui jalur alternatif untuk menghindari jalur yang terdampak banjir. Namun, pengalihan ini menyebabkan keterlambatan rata-rata hingga dua jam.
Foto: Dok.KAI
