Penulis : Riftan | Editor : Haris | Sumber Foto: Riftan
Tidore, GPriority.co.id- Jumat (31/3/2023), kemarin Wali Kota Tidore, Capt H. Ali Ibrahim, menyerahkan laporan keuangan Kota Tidore Kepulauan, tahun anggaran 2022, secara resmi kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, perwakilan Provinsi Maluku Utara.
Penyerahan laporan keuangan tersebut, dilakukan di ruang auditorium gedung BPK RI, Provinsi Maluku Utara di Kota Ternate.
Wali Kota Tidore mengharapkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik di Kota Tidore kepulauan, maupun pemerintah daerah lainnya di Provinsi Maluku Utara, untuk kooperatif memberikan data, informasi dan klarifikasi yang dibutuhkan oleh tim BPK sehingga proses pemeriksaan berjalan lancar.
“kami berharap pembinaan yang dilakukan, tim BPK bukan karena mengedepankan kasus, tapi bagaimana melakukan pembinaan dan penataan lebih baik dalam tata kelola keuangan daerah,” harap Ali Ibrahim.
Lanjutnya, sebagai kepala daerah, telah berusaha optimal dalam menyusun LKPD tahun anggaran 2022, Insya Allah memperoleh opini terbaik dari BPK kepada seluruh Pemerintah Daerah se-Provinsi Maluku Utara.
Sementara, Ketua Perwakilan BPK RI Maluku Utara, Marius Sirumapea, mengatakan, dalam rangka penyusunan laporan keuangan daerah maka disampaikan kepada Gubernur, Bupati dan Walikota, untuk dapat menyampaikan atau menyerahkan laporan pertanggungjawaban tersebut kepada BPK RI perwakilan Provinsi Maluku Utara paling lambat 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir.
“Bapak atau Ibu, ini adalah hari terakhir setelah 3 bulan kita mulai mencoba berdiskusi dengan pemerintah daerah terkait penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun anggaran 2022, setelah ini akan ada pemeriksaan terperinci oleh tim BPK RI perwakilan Maluku Utara, diharapkan segala data yang kami butuhkan, agar dapat ditindaklanjuti secepatnya,” kata Marius, saat menyampaikan sambutan.
Perlu diketahui, yang mendampingi Walikota Tidore dalam penyerahan laporan keuangan hari itu, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, Kepala Inspektur Daerah Kota Tidore, Arif Radjabessy, dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Amir Gorotomole.
