Mataram, Gpriority.co.id – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal secara resmi meresmikan Bale Kita—nama baru dari NTB Mall—dalam acara peresmian yang berlangsung di gedung galeri utama, Rabu (8/7). Peresmian dihadiri jajaran pemerintah provinsi, Ketua Dekranasda NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan H. Lalu Wiranata, serta perwakilan pelaku UMKM dan mitra usaha.
Dalam sambutannya, Gubernur menyatakan perubahan nama menjadi Bale Kita mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk mendekatkan ruang pemasaran kepada budaya dan komunitas lokal. “Bale berarti rumah. Bale Kita harus menjadi rumah bersama tempat tumbuhnya kreativitas, penguatan kapasitas, dan akses pasar bagi perajin serta pelaku UMKM dari Lombok sampai Sumbawa,” kata Gubernur pada acara yang dihadiri ratusan tamu undangan.
Ketua Dekranasda NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menjelaskan filosofi di balik rebranding tersebut, yang lahir dari masukan saat kunjungan Wakil Presiden dan aspirasi untuk memberi identitas yang lebih kuat bagi produk lokal. Ia menegaskan seluruh produk di Bale Kita akan melewati kurasi objektif berdasarkan mutu, serta menerapkan rotasi berkala agar semua pelaku usaha mendapat kesempatan tampil. “Kami ingin Bale Kita benar-benar menjadi rumah bersama bagi seluruh perajin dan pelaku UMKM di NTB,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan H. Lalu Wiranata menyampaikan bahwa Bale Kita saat ini menampung sekitar 250 UMKM dan akan terus bertambah seiring pengembangan platform digital yang memperluas akses promosi. Ia menyoroti filosofi KITA—Kreatif, Inovatif, Terbuka, Autentik—sebagai landasan strategi pengembangan produk unggulan NTB.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Gubernur, disaksikan pejabat daerah, pelaku usaha, serta mitra seperti InJourney, Hypermart, dan UNIQLO yang telah menjalin kerja sama pemasaran produk UMKM NTB. Pemerintah provinsi juga mengumumkan serangkaian fasilitasi bagi pelaku usaha, termasuk pendampingan HAKI, sertifikasi halal, Standar Nasional Indonesia (SNI), dan pelatihan pemasaran digital.
Gubernur berharap Bale Kita tidak hanya menjadi pusat penjualan, tetapi juga inkubator usaha yang meningkatkan profesionalisme dan daya saing UMKM NTB di pasar nasional maupun internasional. “Dengan dukungan kurasi yang ketat, pembinaan, dan akses pasar yang lebih luas, saya optimistis produk NTB akan semakin dikenal dan diminati,” kata Gubernur.
Acara peresmian diakhiri dengan pameran produk unggulan dari perajin lokal dan sesi dialog antara pelaku UMKM dengan pemangku kepentingan mengenai rencana pengembangan jaringan pemasaran dan peningkatan kualitas produk.
Foto : Kominfotik NTB
