Jakarta, GPriority.co.id – Usai pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dipecat, DPR RI siap memanggil PSSI dan Menpora.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyatakan pihaknya akan memanggil PSSI dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo terkait pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Pemanggilan ini direncanakan berlangsung pada pekan ini untuk membahas berbagai masukan strategis dari masyarakat, terutama mengenai rencana jangka pendek persepakbolaan nasional.
Hadrian menegaskan bahwa isu ini penting untuk didiskusikan demi perkembangan sepakbola Indonesia ke depan.
Pemecatan Shin Tae-yong diumumkan pada 6 Januari 2025 oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang menyebut keputusan tersebut diambil demi kebaikan Skuad Garuda.
Erick menegaskan bahwa evaluasi mendalam mengindikasikan perlunya perubahan kepemimpinan akibat dinamika internal di Timnas.
Meskipun demikian, Erick memastikan hubungan PSSI dengan Shin Tae-yong tetap berjalan baik selama ini, sejalan dengan program konsisten yang telah diterapkan PSSI selama dua tahun terakhir.
Kronologi Erick Thohir Pecat Shin Tae-yong

Dilansir dari saluran YouTube Bung Harpa, Rabu (8/1) yang juga mendapatkan informasi dari staf PSSI, konflik bermula setelah hasil imbang melawan Bahrain pada Oktober 2024 di Kualifikasi Piala Dunia 2026, ketika sejumlah pemain diaspora mengkritik taktik yang digunakan.
Ketegangan kemudian semakin meningkat dengan keputusan kontroversial Shin Tae-yong terkait susunan pemain saat melawan China, yang berakhir dengan kekalahan 1-2.
Hal ini memicu friksi lebih lanjut di tubuh tim dan mendorong PSSI untuk mencari pelatih yang lebih selaras dengan para pemain.
Pemecatan Shin Tae-yong dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi tim selama beberapa bulan terakhir.
Erick Thohir menyatakan bahwa pergantian pelatih diperlukan demi meningkatkan komunikasi dan implementasi strategi yang disepakati.
Disisi lain, PSSI berencana mengumumkan pelatih baru pada 12 Januari 2025, dengan nama Patrick Kluivert santer diberitakan sebagai kandidat kuat, didukung oleh Louis van Gaal sebagai Direktur Teknik.
Namun perlu digarisbawahi, ilustrasi penggambaran konflik ini tidak sepenuhnya akurat, mengingat sifat spekulatif dari beberapa informasi yang beredar.
Foto : PSSI
