Siap-siap, Indonesia Beralih ke Energi Terbarukan di Tahun 2025

Penulis : Dimas | Editor : Haris | Foto : Istimewa

Jakarta,GPriority.co.id-Presiden Joko Widodo menyampaikan komitmen Indonesia untuk beralih ke energi terbarukan pada tahun 2025. Ia menargetkan 23 persen sumber energi yang dihasilkan berasal dari energi baru dan terbarukan (EBT).

“Indonesia juga ingin memastikan bahwa transisi energi menghasilkan energi yang terjangkau bagi masyarakat kita,” ujar Jokowi dalam sambutan Pembukaan Hannover Messe 2023, di Hannover Congress Centrum, Hannover, Jerman, Minggu (16/04/2023).

Kemudian, ia juga menyebutkan Indonesia sudah melakukan aksi nyata dalam keberlangsungan lingkungan seperti desforestasi dan kebakaran hutan.

“Laju deforestasi turun signifikan dan terendah 20 tahun terakhir, kebakaran hutan turun 88 persen, rehabilitasi hutan 600 ribu hektare hutan mangrove yang akan selesai direhabilitasi di tahun 2024, terluas di dunia, juga dibangun 30 ribu hektare kawasan industri hijau,” lanjutnya.

Untuk mendukung hal tersebut, ia menegaskan Indonesia sangat terbuka untuk investasi dan kerja sama, di antaranya dalam hilirasi industri dan ekonomi hijau.

“Indonesia tidak sedang menutup diri, justru kami sangat terbuka untuk investasi dan kerja sama dalam membangun industri hilir di Indonesia,” tandasnya

Lebih lanjut, Jokowi menilai bahwa Indonesia memiliki peluang yang sangat besar, terlihat dari proyeksi nilai investasi dalam peta jalan hilirisasi Indonesia yang mencapai USD 545,3 Miliar.

“Sampai tahun 2040 ada 21 komoditas dalam peta jalan hilirisasi yang diproyeksikan mencapai nilai investasi USD545,3 billion, ini peluang yang sangat besar, yang saling menguntungkan,” tutur Jokowi.