Yogyakarta, Gpriority.co.id – Pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Daerah Istimewa Yogyakarta Periode 2021-2026 dikukuhkan dan dilantik pada Senin (30/01) di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta. Pada kesempatan tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengajak pengurus YJI yang baru saja dilantik untuk setia dengan perannya sebagai pelopor hidup sehat.
Ketua Umum Pusat YJI, Esti Nurjadin, S.H., M.Kn., melantik dan mengukuhkan segenap pengurus YJI Cabang Provinsi DIY berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat Yayasan Jantung Indonesia Nomor 011/YJI/SK/VII/2022 tentang Susunan Kepengurusan Yayasan Jantung Indonesia Cabang Provinsi D.I. Yogyakarta Masa Bakti 2021-2026 dengan menyematkan PIN YJI secara simbolis kepada Ketua Umum YJI Cabang Provinsi DIY masa bakti periode 2021-2026, Budi Waluya. YJI, sebutnya masih akan memfokuskan pada kegiatan utama pentingnya pencegahan penyakit jantung dengan fokus utama pada generasi muda, dengan fokus pada kegiatan promotif dan preventif. YJI juga membuat program untuk mengajak generasi muda untuk menjadi agen-agen perubahan di bidang kesehatan jantung sehingga dapat menjadi smart influencer untuk lingkungan keluarga, tempat kerja, tempat tinggal atau lingkungan sekolah, baik melalui media tradisional maupun media virtual.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X pada kesempatan itu juga mengucapkan selamat kepada semua pengurus yang dilantik. “Tanggung jawab yang disandangkan ke pundak saudara-saudara, sesungguhnya adalah sebuah pengakuan atas konsistensi kepedulian saudara-saudara selama ini, sehingga adalah harapan kita semua, bahwa posisi ini dapat menjadi motivasi lebih untuk terus merealisasikan kepedulian kedalam pengabdian dan kerja nyata, semoga di tangan saudara-saudara Yayasan Jantung Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta dapat setia dengan perannya sebagai Pelopor Hidup Sehat,” katanya.
Sri Sultan juga mengajak YJI DI Yogyakarta untuk terus tingkatkan komunikasi, kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah maupun pemangku kepantingan lainnya. Dijelaskannya, pemerintah berkomitmen dalam percepatan transformasi kesehatan Indonesia, di mana penekanannya adalah pada aspek preventif, promotif, dan mitigatif. “Saya yakin kita semua telah cukup banyak belajar dari pengalaman selama ini, serta dapat sepakat, bahwa kemauan membangun kolaborasi dan adaptif terhadap situasi merupakan salah satu kunci penting bagi terciptanya kemajuan,” ujarnya seperti dikutip dari laman Pemprov.
Sementara itu, GKR Hemas sebagai penasehat utama YJI Cabang Provinsi DIY berharap dengan pengukuhan pengurus YJI Cabang Provinsi DIY periode 2021-2026 dapat meningkatkan motivasi dan peran para pengurus YJI Cabang DIY, serta menjalin kerjasama yang kompak saling bahu-membahu dengan mitra kerja YJI Cabang DIY dalam upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap penyakit jantung dan pembuluh darah. “Peran Yayasan Jantung Indonesia Cabang DIY terhadap pencegahan dan deteksi dini terhadap penyakit jantung dan pembuluh darah menjadi sangat penting karena disadari mencegah selalu lebih baik daripada mengobati dan ada pesan yang menarik untuk diingat dan dilaksanakan yaitu: jagalah sehatmu sebelum datang sakitmu dengan kegiatan yang positif misalnya berolah raga, makan teratur dan bergizi,” pungkasnya. (Fk/Ts/In/PS)
