Undang 7 Jurnalis Pimpinan Media, Apa yang Dibahas Prabowo?

Undang 7 Jurnalis Pimpinan Media, Apa yang Dibahas Prabowo? Undang 7 Jurnalis Pimpinan Media, Apa yang Dibahas Prabowo?

Jakarta, GPriority.co.id – Belum lama ini Presiden Prabowo mengundang 7 jurnalis pimpinan media di Indonesia. Mereka berdiskusi di Hambalang, Jawa Barat, pada Minggu (6/4) lalu.

7 jurnalis pimpinan media yang datang diantaranya Alfito Deannova Ginting dari Detik, Lalu Mara Satriawangsa dari tvOne, Uni Lubis dari IDN Times, Najwa Shihab dari Narasi, Sutta Dharmasaputra dari Kompas, Retno Pinasti dari SCTV, dan Valeria Daniel dari TVRI.

Seperti dilansir dari Detik, mereka membahas sejumlah topik penting dan terkini. Beberapa hal yang dibahas diantaranya seperti kekhawatiran akan teror kepala babi di kantor Tempo beberapa waktu lalu dan bagaimana pemerintah dapat melakukan komunikasi publik yang lebih baik.

Bersama Presiden Prabowo, mereka juga membahas terkait polemik undang-undang militer yang baru, usulan perubahan peraturan kepolisian, kebijakan perdagangan AS di bawah Donald Trump, pasar saham, dan terkait Danantara. Semua pertanyaan dibahas bersama di tempat.

Pembicaraan tersebut dilaporkan berlangsung sekitar 3,5 jam, dari pukul 09.30 hingga 13.00 WIB. Retno Pinasti dari SCTV mengatakan pertemuan itu merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperbaiki cara mereka berbicara kepada publik dan menjaga hubungan baik dengan media.

Usai Teror Kepala Babi, Tempo Dapat Banyak Dukungan

Salah satu topik utama dalam diskusi tersebut yaitu terkait teror kiriman kepala babi yang dikirim ke kantor Tempo. Usai ramai di media sosial, menurut perwakilannya, Tempo mendapat dukungan luas pascainsiden tersebut, termasuk dari lembaga hukum dan media. Sebanyak 43 tokoh, baik dari kalangan pengacara, akademisi, maupun pegiat hak asasi manusia, mengecam aksi tersebut.

Wakil Pemimpin Redaksi Tempo, Bagja Hidayat, membenarkan kejadian pengiriman kepala babi itu dan menyatakan bahwa tidak ada liputan istimewa yang dilakukan Tempo belakangan ini, hanya membahas banjir serta revisi UU TNI, sama seperti media lainnya.

Bagja mengaku, tidak mengetahui motif di balik pengiriman kepala babi tersebut. Ia memastikan bahwa sebelum insiden ini, Tempo tidak mengalami ancaman lain. Sayangnya, tak lama kemudian Tempo kembali mendapat kiriman bangkai tikus, yang semakin menambah kekhawatiran akan kebebasan pers di Indonesia.   

Presiden Prabowo bersama media di Indonesia/Foto : Dok. ANTARA

Editor: Novita Intan

Foto : Dok. Instagram/@prabowo

One thought on “Undang 7 Jurnalis Pimpinan Media, Apa yang Dibahas Prabowo?

Comments are closed.