H-7 Lebaran, Jumlah Penumpang Kereta di Daop 1 Jakarta Terus Naik, Tembus 166 Ribu

Suasana stasiun pasar senen pada H-7 lebaran 1447 hijriah/Foto Humas PT KAI

Jakarta, GPriority.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat jumlah penumpang kereta api terus meningkat hingga H-7 Lebaran 2026.

Pada 11 Maret 2026, tercatat 29.824 penumpang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta dan 16.514 penumpang tiba.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan jumlah tersebut meningkat pada 12 Maret dengan 40.178 penumpang berangkat dan 22.092 penumpang datang.

Peningkatan kembali terjadi pada 13 Maret dengan jumlah keberangkatan mencapai 46.834 penumpang dan kedatangan 23.549 penumpang.

Sementara hingga siang hari pada 14 Maret 2026, jumlah penumpang yang berangkat tercatat 49.895 orang, sedangkan kedatangan mencapai 30.841 orang.

“Secara kumulatif selama periode 11 hingga 14 Maret 2026, volume pelanggan yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 166.821 pelanggan, sedangkan jumlah pelanggan yang tiba mencapai 88.325 pelanggan,” ujar Franoto dalam keterangannya, Sabtu (14/3).

Pada 14 Maret, lanjut dia, keberangkatan pelanggan paling banyak tercatat dari Stasiun Pasar Senen sebanyak 18.171 pelanggan, disusul Stasiun Gambir sebanyak 17.176 pelanggan dan Stasiun Bekasi sebanyak 6.317 pelanggan.

Selain itu, keberangkatan juga tercatat dari Stasiun Cikarang sebanyak 3.733 pelanggan, Jatinegara 2.512 pelanggan, Cikampek 1.160 pelanggan, serta Karawang sebanyak 916 pelanggan.

Sementara itu, kedatangan penumpang pada hari yang sama didominasi oleh Stasiun Pasar Senen sebanyak 10.168 pelanggan, Stasiun Gambir 7.711 pelanggan, Bekasi 5.954 pelanggan, Jatinegara 4.228 pelanggan, Cikarang 1.198 pelanggan, Cikampek 887 pelanggan, serta Karawang sebanyak 695 pelanggan.

Selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan kapasitas 1.076.196 tempat duduk untuk perjalanan kereta api jarak jauh. Hingga saat ini, sebanyak 698.021 tiket telah terjual atau dipesan masyarakat, dengan sisa sekitar 377.902 kursi atau tingkat keterisian sementara sekitar 65 persen.

Franoto menambahkan, periode dengan tingkat penjualan tertinggi terjadi pada 11 hingga 20 Maret 2026 dengan total penjualan mencapai 451.219 tiket.

Beberapa tanggal dengan penjualan tertinggi antara lain 15 Maret sebanyak 51.044 tiket, 18 Maret sebanyak 49.663 tiket, 19 Maret sebanyak 49.023 tiket, 16 Maret sebanyak 48.669 tiket, serta 17 Maret sebanyak 47.275 tiket.

“Pada periode 15 hingga 20 Maret, ketersediaan tempat duduk rata-rata tersisa di bawah 1.000 kursi per hari, sehingga tanggal-tanggal tersebut sudah mendekati kondisi fully booked,” ucap Franoto.

Berdasarkan kelas layanan, kapasitas kelas eksekutif yang disediakan sebanyak 510.527 kursi dengan sisa 225.104 kursi. Sementara kelas ekonomi komersial memiliki kapasitas 446.965 kursi dengan sisa 124.056 kursi, dan kelas ekonomi bersubsidi (PSO) sebanyak 118.704 kursi dengan sisa 28.742 kursi.

Meski demikian, KAI memastikan masyarakat masih memiliki banyak pilihan perjalanan. Untuk keberangkatan pada periode 21 Maret hingga 1 April 2026 masih tersedia sekitar 359.025 tempat duduk yang dapat dipesan masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga memberikan stimulus ekonomi berupa diskon tarif sebesar 30 persen untuk kereta api kelas ekonomi komersial pada periode 14 hingga 29 Maret 2026. Secara nasional program ini menyediakan sekitar 1,2 juta tempat duduk.

Khusus di wilayah Daop 1 Jakarta tersedia sekitar 329 ribu kursi ekonomi komersial, dengan sisa sekitar 67 ribu kursi yang masih dapat dimanfaatkan masyarakat.

Selama masa Angkutan Lebaran, setiap hari Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan kereta api jarak jauh reguler. Selain itu terdapat tambahan perjalanan kereta api Lebaran sebanyak 12 perjalanan dari Stasiun Gambir dan 7 perjalanan dari Stasiun Pasar Senen, serta 4 perjalanan kereta api program Motor Gratis.

Adapun beberapa kereta api yang menjadi favorit pelanggan dari Stasiun Gambir antara lain KA Pandalungan, Argo Semeru, Gunungjati, Cakrabuana, Pangandaran, dan Batavia. Sementara dari Stasiun Pasar Senen di antaranya KA Bengawan, Airlangga, Serayu, Kertajaya, Jayakarta, dan Progo.

“KAI mengimbau masyarakat yang telah memiliki tiket agar datang lebih awal ke stasiun dan memperhatikan jadwal keberangkatan guna memastikan perjalanan berjalan aman, nyaman, dan lancar selama masa Angkutan Lebaran,” pungkas Franoto.