7 Alarm Terbaik untuk Bangun Tidur, Bisa Tingkatkan Fungsi Otak!

Ilustrasi alarm di smartphone/Foto : Dok. Shutterstock Ilustrasi alarm di smartphone/Foto : Dok. Shutterstock

Jakarta, GPriority.co.id – Banyak orang mengawali hari dengan suara alarm yang keras dan mengejutkan. Namun menurut penelitian terbaru, pilihan suara alarm ternyata dapat memengaruhi fungsi otak, suasana hati, dan tingkat energi di pagi hari.

Analisis terbaru menemukan bahwa beberapa jenis alarm justru bisa membuat otak lebih sulit bangun dan menyebabkan rasa lelah berkepanjangan.

Dilansir dari laporan NY Post pada Selasa (17/3), analisis dari agensi audiovisual Startle tersebut mengungkap bahwa lebih dari setengah suara alarm default pada smartphone dapat memicu respons stres pada tubuh ketika seseorang terbangun.

Hal ini terjadi karena suara yang terlalu keras atau tiba-tiba dapat mengaktifkan sistem saraf simpatik yang meningkatkan detak jantung, tekanan darah, serta hormon stres.

Akibatnya, seseorang bisa mengalami kondisi yang disebut sleep inertia, yaitu rasa pusing, mengantuk, atau kebingungan yang muncul setelah bangun tidur. Kondisi ini bahkan dapat berlangsung beberapa menit hingga lebih dari satu jam tergantung kualitas tidur dan cara seseorang dibangunkan.

Psikolog dan pakar tidur Ritz Birah menjelaskan bahwa alarm yang terlalu keras dapat memicu respons “fight or flight” pada tubuh. Meskipun hanya berlangsung singkat, kondisi ini dapat membuat seseorang merasa lebih mudah marah, sulit fokus, dan kurang berenergi saat memulai hari.

Sebaliknya, alarm yang lembut dan melodis membantu otak bangun secara bertahap. Jenis alarm ini memungkinkan tubuh beralih dari kondisi tidur ke keadaan sadar secara lebih alami, sehingga fungsi kognitif dan mood menjadi lebih baik di pagi hari.

Adapun beberapa karakteristik suara alarm terbaik untuk bangun tidur menurut para peneliti, antara lain :

– Memiliki melodi yang mudah diingat atau bisa dinyanyikan,
– Frekuensi dominan sekitar 500 Hz,
– Tempo sekitar 100–120 beats per menit,
– Volume meningkat secara bertahap.

Karakteristik tersebut dipercaya mampu mengaktifkan jaringan otak yang terkait dengan perhatian dan pemrosesan suara, sehingga membantu meningkatkan kewaspadaan setelah bangun tidur.

7 alarm terbaik untuk bangun tidur

Berdasarkan analisis tersebut, berikut beberapa suara alarm yang dinilai paling efektif untuk membantu otak bangun dengan lebih segar.

Alarm iPhone terbaik:
– Sencha
– By the Seaside
– Steps
– Uplift

Alarm Samsung terbaik:
– Synth Bell
– Roller Disco

Selain itu, para ahli juga merekomendasikan satu alternatif lain, yaitu Sunrise alarm (alarm simulasi matahari terbit). Alarm jenis ini bekerja dengan cara meningkatkan cahaya secara perlahan sebelum waktu bangun. Cahaya tersebut membantu menekan produksi hormon melatonin dan memberi sinyal kepada otak bahwa waktu bangun telah tiba.

Walaupun memilih suara alarm yang tepat dapat membantu, para ahli menekankan bahwa kebiasaan pagi hari tetap menjadi faktor utama. Rutinitas bangun yang konsisten, paparan cahaya pagi, serta tindakan sederhana seperti membuka tirai atau minum air setelah bangun dapat membantu tubuh beradaptasi dengan pola tidur yang sehat.

Otak manusia sangat menyukai pola yang konsisten. Ketika rutinitas pagi dilakukan secara berulang, tubuh akan lebih mudah mengenali waktu bangun dan proses transisi dari tidur ke aktivitas akan terasa lebih ringan.

Dengan kata lain, memilih suara alarm terbaik bukan hanya membuat pagi lebih nyaman, tetapi juga dapat membantu meningkatkan fungsi otak, suasana hati, dan produktivitas sepanjang hari.