DPR Ingatkan Pemerintah Soal Kesiapan Sarana UTBK-SNBT 2026

Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief soal UTBK-SNBT 2026/Foto Fraksi PKB

Jakarta, GPriority.co.id – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Habib Syarief, meminta Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung agar pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 berjalan tertib, lancar, dan akuntabel.

Diketahui, pendaftaran jalur UTBK-SNBT 2026 telah dibuka sejak 25 Maret dan akan berlangsung hingga 7 April 2026.

“Kami meminta pansel memastikan mulai dari proses pendaftaran hingga selama pelaksanan UTBK-SNBTN, seluruh sarana dan prasarana pendukung benar-benar siap dan tidak ada kendala dalam pelaksanaan UTBK-SNBT tahun ini,” ujar Habib di Jakarta, Selasa (31/3/m).

Habib menegaskan, kesiapan sarana dan prasarana tidak boleh dianggap remeh karena menjadi faktor krusial dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan UTBK-SNBT. Mengingat sistem ujian berbasis komputer, gangguan teknis sekecil apa pun berpotensi mengganggu konsentrasi peserta, bahkan merugikan secara psikologis dan akademik.

“Kesiapan sarana dan prasarana adalah tolok ukur keberhasilan pelaksanaan. Jangan dianggap sepele. Jika ada gangguan, bukan hanya sistem yang terganggu, tetapi juga masa depan peserta. Mereka sudah mempersiapkan diri secara maksimal, jangan sampai gagal hanya karena persoalan teknis,” tegasnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, sejumlah sarana dan prasarana yang perlu dipastikan kesiapan dan keandalannya meliputi ketersediaan perangkat komputer, sistem kelistrikan, kestabilan jaringan dan server, serta kesiapan ruang ujian.

Menurutnya, pansel harus memastikan jumlah dan spesifikasi komputer memadai agar seluruh peserta dapat mengikuti ujian tanpa hambatan teknis. Selain itu, sistem kelistrikan juga harus stabil dengan dukungan sumber listrik cadangan seperti genset untuk mengantisipasi pemadaman.

Ia menambahkan, kestabilan jaringan dan server menjadi tulang punggung pelaksanaan UTBK berbasis komputer. Gangguan pada server atau koneksi internet berpotensi menyebabkan keterlambatan bahkan kegagalan sistem ujian.

“Untuk sistem kelistrikan dan kestabilan server memiliki keterkaitan erat. Jangan sampai saat pelaksanaan tes terjadi pemadaman listrik atau gangguan server. Ini harus diantisipasi sejak awal melalui pengecekan berkala dan simulasi sistem sebelum hari pelaksanaan,” pungkasnya.

One thought on “DPR Ingatkan Pemerintah Soal Kesiapan Sarana UTBK-SNBT 2026

Comments are closed.