Jakarta, GPriority.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan respons santai saat dimintai tanggapan terkait kenaikan nilai dolar Amerika Serikat terhadap rupiah.
Jawaban itu disampaikan ketika dirinya ditanya mengenai langkah antisipasi Pemerintah Provinsi Jakarta menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha akibat penguatan dolar AS.
Alih-alih menjawab serius, Pramono justru melontarkan candaan dengan mengatakan dirinya tidak membawa uang dolar.
“Sedangkan untuk urusan dolar, hari ini saya tidak punya dolar, tidak bawa dolar. Saya tidak bawa dolar,” ujar Pramono di Kebayoran Baru, Selasa (19/5/2026).
Diketahui, pada perdagangan Selasa siang (19/5/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di level Rp17.723,75 per dolar AS.
Pelemahan rupiah tersebut dipicu kombinasi sentimen global dan domestik yang mulai berdampak pada berbagai sektor ekonomi.
