Jakarta,GPriority.co.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali melanjutkan cita-cita Indonesia sebagai tujuan wisata dunia dengan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.
ADWI merupakan program unggulan Kemenparekraf yang bergerak untuk membangun ekonomi desa dengan menciptakan pariwisata di desa-desa.
Sejak tahun 2021, ADWI telah membangun momentum kebangkitan pariwisata dan ekonomi di Indonesia khususnya daerah pasca pandemi Covid-19.
“ADWI 2023 merupakan komitmen kita bersama untuk membangun Indonesia kedepan. Dengan tekad yang kuat dan kemampuan tanpa batas, bekerja lebih keras, cerdas, tuntas, dan dengan hati yang iklas,” tulis Jadesta di laman resminya.
Desa wisata yang terpilih akan mengutamakan keindahan dan alam yang masyhur serta adat, budaya, kreatifitas masyarakat desa.
Mengutip dari laman resmi Jadesta, berikut lima kategori penilaian ADWI 2023:
- Daya Tarik Pengunjung
Merupakan potensi utama desa wisata yang memiliki keunikan dan keautentikan. Daya tarik wisata berupa alam dan buatan juga seni dan budaya akan menjadi salah satu faktor penilaian. - Homestay dan Toilet
Peningkatan standar kualitas pelayanan homestay serta melestarikan desain arsitektur budaya lokal dan toilet untuk pemenuhan sarana dan prasarana kenyamanan Wisatawan. - Digital dan Kreatif
Akselerasi percepatan transformasi digital serta menciptakan konten kreatif sebagai sarana promosi desa wisata melalui digital. - Suvenir
Menggali potensi kreativitas dan hasil karya desa wisata berupa kuliner, fesyen, dan kerajinan tangan atau kriya berbasis kearifan lokal. - Kelembagaan Desa Wisata dan CHSE
Terbentuknya legalitas berbadan hukum dan pengelolaan desa wisata yang berkelanjutan serta memiliki manajemen risiko dan penerapan CHSE berstandar nasional. (Hn.Jadesta)
