Jepang, GPriority.co.id – Selama ini wisata Jepang identik dengan gemerlap Tokyo dan pesona budaya Kyoto.
Kendati demikian, meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara membuat banyak pelancong kini mulai mencari destinasi alternatif di Jepang yang menawarkan pengalaman lebih autentik, tenang, dan jauh dari kepadatan wisatawan
Tren ini juga mulai diminati wisatawan Indonesia maupun negara Asia lainnya yang ingin mengeksplorasi sisi lain Negeri Sakura.
Salah satu destinasi yang layak jadi pertimbangan adalah Kanazawa. Kota yang terletak di Prefektur Ishikawa tersebut dijuluki sebagai “Kyoto tanpa keramaian”.
Kota ini memiliki kawasan samurai dan geisha yang masih terjaga, serta Taman Kenroku-en, yang kerap masuk dalam daftar taman terindah di Jepang. Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati pasar tradisional Omicho dan Museum Seni Kontemporer Abad ke-21.
Sementara itu, bagi pecinta suasana pegunungan, Takayama yang berada di Prefektur Gifu menawarkan pengalaman berbeda. Kota tua dengan bangunan kayu bergaya Edo, pasar pagi yang ramai, hingga pemandangan Pegunungan Alpen Jepang tersebut, menjadikan kawasan ini favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati Jepang klasik tanpa hiruk-pikuk kota besar.
Bagi pecinta seni modern dapat mengunjungi Naoshima, pulau kecil di Laut Pedalaman Seto yang dikenal sebagai “pulau seni”. Ada berbagai instalasi karya seniman dunia, museum rancangan arsitek ternama, hingga ikon labu kuning karya Yayoi Kusama yang menjadikan pulau ini sebagai destinasi unik yang berbeda dari kebanyakan objek wisata di Jepang.
Jika anda menyukai alam, Pulau Shikoku menawarkan jalur ziarah 88 kuil Buddha yang terkenal, lembah hijau, sungai jernih, hingga pemandian air panas alami. Wilayah ini juga cocok bagi pelancong yang ingin menikmati perjalanan santai sambil mengenal buaya lokal Jepang lebih dekat.
Hingga kini, Organisasi Pariwisata Nasional Jepang (JNTO) bersama maskapai nasional Jepang juga terus mendorong wisatawan untuk menjelajahi destinasi di luar Tokyo dan Kyoto sebagai upaya mengurangi kepadatan di kota-kota utama.
Bahkan, sejumlah program perjalanan menawarkan kemudahan akses menuju berbagai kota regional agar wisatawan dapat menikmati kekayaan budaya dan alam Jepang secara lebih merata.
Menjelajahi Jepang di luar “Golden Route” tidak hanya memberikan pengalaman yang lebih tenang, tetapi juga membuka kesempatan menikmati kuliner khas daerah, festival lokal, hingga keramahan masyarakat yang masih sangat kental.
Dengan jaringan kereta cepat yang luas dan transportasi publik yang efisien, destinasi-destinasi tersebut kini semakin mudah dijangkau oleh wisatawan internasional.
