Jakarta, GPriority.co.id – Belanja pemerintah pusat per Juli 2024, mencapai Rp1,170,8 Triliun. Hal ini disampaikan langsung oleh Menkeu Sri Mulyani pada Selasa (13/8).
Dirinya mengatakan, distribusi belanja yang tepat sasaran dan sinergi keuangan pusat-daerah, dilakukan untuk percepatan pemerataan pertumbuhan ekonomi.
Total Rp1,170,8 Triliun ini meliputi belanja K/L senilai Rp588,7T untuk pelaksanaan pemilu, penyaluran berbagai program bansos, sarpras hankam, dan pembangunan infrastruktur.
Sedangkan belanja non K/L sebesar Rp582,1T dipengaruhi realisasi subsidi atau kompensasi energi dan pembayaran manfaat pensiun.
Adapun manfaat langsung belanja pemerintah pusat kepada masyarakat senilai Rp872,8T mencakup pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perlindungan sosial, energi, pertanian, dan UMKM.
“APBN itu berpihak kepada masyarakat. Contohnya biaya operasional sekolah bisa berjalan, karena APBN. Diluar gaji guru. Rp872,8T hampir belanja pemerintahan tahun ini adalah untuk masyarakat, dan langsung dinikmati dalam berbagai bentuk,” tutur Menkeu Sri Mulyani.
Foto : GPriority/Nindya Farhah Azzahrah
