Jakarta, GPriority.co.id – Pernahkah kamu melihat patung Pangeran Diponegoro yang menunggai Kuda di kawasan Menteng, Jakarta Pusat?
Yap, patung ini menjadi pusat perhatian karena berada ditengah Jalan Imam Bonjol, dengan dikelilingi taman bunga dan air mancur yang menghiasi menyorot gagahnya pemimpin Perang Diponegoro atau Perang Jawa.
Lantas apa sejarah patung Pangeran Diponegoro di Menteng, Jakarta Pusat. Ini dia ulasannya.
1. Karya Edhi Sunarso
Patung Pangeran Diponegoro di Menteng merupakan patung tembaga karya Edhy Sunarso. Selain patung itu, Edhy Sunarso juga membuat beberapa patung sejarah di Jakarta seperti, Patung Dirgantara hingga Patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta.
2. Hadiah Duta Besar Italia
Dikutip detiktravel, patung ini adalah hadiah dari Duta Besar Italia sebelum dia meninggalkan Indonesia dan kembali ke Italia sekitar tahun 1960-an.
3. Pose Kuda Jingkrak
Patung Diponegoro dengan kudanya yang mengangkat kedua kaki depannya sering membuat warga teringat akan salah satu logo mobil ternama. Pose kuda ikonik itu membuat kita teringat akan logo Ferrari yang juga bergambar kuda jingkrak.
4. Pose Kuda yang Tidak Sesuai dengan Kisah Diponegoro
Patung Pahlawan dengan kuda yang kedua kaki terangkat menandakan bahwa pahlawan tersebut gugur saat peperangan. Padahal faktanya Pangeran Diponegoro berhasil ditangkap Belanda dan diasingkan di Makssar sampai akhirnya meninggal dunia di Benteng Rotterdam tahun 1855.
Foto: GPriority/Sari
