Jakarta, GPriority.co.id – Pengerajin Batik, Tamakun Art memamerkan karya batik sepanjang 25 meter dalam ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2025.
Karya Batik itu menceritakan perjalanan INACRAFT selama 25 tahun yang diaplikasikan dalam kain dan menggunakan pewarna alami.
“Saya diminta untuk membuat batik 25 meter dengan tema perjalanan INACRFT selama 25 tahun batik ini berkolaborasi bukan hanya dengan pengrajin, pengunjung juga bisa mewarnai dengan warna alam,” kata Tamakun kepada GPriority di JCC, Senayan, Kamis (6/2).
Tamakun mengatakan, pewarna alami itu menggunakan warna dari daun, kulit pohon serta dari akar. Dalam pengerjaannya, Tamakun mengaku menghabiskan waktu selama 25 dan pewarnaannya selama 3 hari.
“Untuk pengerjaan batiknya sendiri kurang lebih 25 hari, dan pewarnannya bisa 3 hari sudah selesai karna pewarnannya bisa bareng bareng dengan pengunjung,” kata dia.
Lebih lanjut, Tamakun yang juga aktif dalam membuat batik cerita mengaku senang dapat berkontribusi dalam perjalanan 25 tahun INACRFT.
Sejak pameran INACRAFT dibuka pada Rabu (5/2), kata dia, para pengunjung tampak antusias mewarnai batik hingga hari ini.
“Antusiasnya luar biasa, karena bukan hanya luar daerah saja, tapi ada juga dari luar negeri dari sini mungkin harapannya bisa mencintai dan mengenal batik, dan bisa tau proses kesulitannya agar mereka lebih menghargai karya seni batik ini,” kata Tamakun.
Seperti diketahui, INACRAFT digelar pada 5-9 Februari 2025 di Jakarta International Convention Center (JCC) dengan menempati seluruh hall (± 24.941 m2). Pada tahun ini, INACRAFT mengangkat tema “Sustainabillity & Collaboration”
Foto: GPriority/Dimas A Putra
