Jakarta, GPriority.co.id – Sebanyak 71.409 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I Formasi Tahun 2024 resmi dilantik di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag), Senin (26/5). Pelantikan dilakukan secara hibrida, termasuk 170 PPPK yang bertugas di luar negeri seperti Arab Saudi, Iran, Australia, dan China.
Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Purwadi Arianto menekankan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai garda depan pelayanan publik dan wajah nyata kehadiran negara. Ia menekankan ASN harus adaptif terhadap perubahan, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta berkomitmen terhadap etika dan integritas.
“Birokrasi bukan soal siapa kita, tapi tentang apa yang kita wariskan melalui pelayanan,” ujar Purwadi.
Ia juga menyoroti peran luas ASN di Kemenag, tidak hanya memperkuat birokrasi, namun juga menjaga nilai-nilai kebangsaan, kerukunan umat beragama, dan moderasi sosial. Dalam pelantikan tersebut, para PPPK diwajibkan menanam satu pohon di lingkungan kerja, satuan pendidikan keagamaan, atau rumah ibadat sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Purwadi menyambut baik langkah tersebut sebagai simbol harmoni antara pengabdian spiritual dan tanggung jawab ekologis, yang ia sebut sebagai ekoteologi.
Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri PANRB No. 329/2024 tentang Penetapan Kebutuhan PPPK di Instansi Pemerintah Tahun Anggaran 2024. Dari total 89.781 formasi yang ditetapkan, sebanyak 71.409 formasi telah terpenuhi.
Menag juga menegaskan bahwa tantangan ASN Kemenag ke depan semakin besar, tidak hanya dalam tanggung jawab formal, tetapi juga dalam membawa masyarakat semakin dekat dengan ajaran agama yang dianut.
“Kami mengapresiasi langkah Kementerian PANRB dan BKN yang telah mengupayakan penyelesaian tenaga non-ASN di lingkungan Kemenag,” kata Nasaruddin.
Foto: dok.Kementerian PANRB
