Tren Baru di China: Sewa Kantor Untuk Pura-Pura Kerja

Tren Baru di China: Sewa Kantor Untuk Pura-Pura Kerja Tren Baru di China: Sewa Kantor Untuk Pura-Pura Kerja

Jakarta, GPriority.co.id – Menjadi pengangguran bagi sebagian orang merupakan suatu hal yang memalukan. Bahkan di China, muncul tren baru menyewa kantor untuk pura-pura kerja.

Sebuah laporan mengungkapkan jika tren baru di China ini ramai di kalangan anak muda yang masih menganggur, agar mereka merasa tetap produktif.

Setiap harinya, mereka yang menjalankan tren ini rela membayar Rp68 ribu hingga Rp113 ribu demi menikmati berbagai fasilitas kantor yang lengkap seperti meja kerja, makan siang, hingga Wi-Fi gratis.

Beberapa dari mereka juga memilih paket tambahan seperti tugas fiktif di kantor, jabatan palsu, hingga interaksi dengan ‘karyawan yang nakal’ guna merasakan suasana kerja yang benar-benar nyata.

Menurut informasi yang beredar, tren baru ini semakin populer pada tahun 2025, seiring dengan meningkatnya angka pengangguran di China, khususnya pada kalangan usia muda.

Sebagaimana dilansir dari video France 24 English, banyak anak muda di China yang melakukan tren ini karena tertarik dengan konsepnya. Namun tak sedikit pula yang berharap segera mendapat pekerjaan sungguhan dengan mengikuti tren ini. 

Tren sewa kantor ini juga didukung dengan tingginya tingkat ketersediaan ruang kantor dengan harga sewa murah, di kota-kota Besar China seperti Beijing salah satunya. Bahkan biaya sewanya diklaim lebih murah dibandingkan bekerja di kafe.

Sebagai informasi, laporan menyebut per Maret 2025 tingkat penangguran dari usia 16-24 tahun di China mencapai 16,5 persen. Sementara pada usia 25-29 tahun sebesar 7,2 persen.

Dilatarbelakangi data tersebut, solusi-solusi alternatif seperti tren ini kemudian banyak dilakukan, dan diharapkan dapat menekan angka pengangguran di China.

Foto : Ilustrasi/Dok. China Daily