Wapres Gibran Prioritaskan Ruang Ibu Hamil dan Menyusui di Kereta Api

Wapres Gibran Rakabuming Raka/Foto : Dok. Biro Setpres Wapres Gibran Rakabuming Raka/Foto : Dok. Biro Setpres

Jakarta, GPriority.co.id – Menanggapi usulan DPR terkait tambahan gerbong khusus untuk merokok di kereta api, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (Wapres Gibran) mengatakan jika gagasan tersebut tak sejalan dengan prioritas pemerintahan Presiden Prabowo, terutama terkait kesehatan masyarakat.

Seperti dikutip dari ANTARA pada Selasa (26/8), Gibran menyebut jika fasilitas di transportasi umum seharusnya didasarkan pada prioritas dan kebutuhan masyarakat.

Alih-alih gerbong khusus merokok, ia menyarankan agar PT KAI (Kereta Api Indonesia) menyediakan ruang menyusui seperti ruang ibu hamil, ibu menyusui, balita, lansia, serta penyandang disabilitas.

“Menurut pendapat saya, lebih baik diprioritaskan untuk ibu hamil, ibu menyusui, balita, lansia, dan kaum difabel,” ujarnya.

“Jadi untuk Bapak-Ibu anggota DPR yang terhormat, mohon maaf usulan tersebut kurang sinkron dengan program Bapak Presiden (Prabowo). Aturannya, sudah jelas transportasi umum adalah kawasan bebas rokok,” tambahnya.

Lebih lanjut Gibran juga menekankan bahwa setiap kebijakan harus dirancang dengan prioritas yang jelas.

“Peraturannya sudah menyatakan bahwa merokok dilarang di angkutan umum. Jadi, dengan segala hormat kepada anggota DPR yang terhormat, usulan ini sangat tidak sejalan dengan program Presiden Prabowo. Angkutan umum jelas-jelas ditetapkan sebagai kawasan bebas asap rokok,” tegasnya.

Jika anda melewatkannya, sebelumnya anggota Komisi VI DPR RI fraksi PKB, Nasim Khan, memberi usulan kepada PT KAI untuk menyediakan satu gerbong khusus area merokok di rangkaian kereta api.

“Saya yakin itu pasti bermanfaat dan menguntungkan buat kereta api. Satu aja untuk cafe dan smoking, karena 8 jam untuk perjalanan jauh pak. Di bus aja hampir 10 jam itu ada smoking area. Masa kereta sepanjang itu satu gerbong pak, saya yakin bisa itu,” usulnya.