Semarang, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/7). Peresmian ini menegaskan komitmen pemerintah menghadirkan infrastruktur transportasi modern tanpa meninggalkan pelestarian warisan sejarah sebagai bagian dari identitas bangsa.
Setibanya di lokasi, Presiden menyapa masyarakat dan para pelajar sebelum meninjau hasil revitalisasi bangunan cagar budaya yang telah menjadi ikon perkeretaapian Indonesia sejak beroperasi pada 1914. Bangunan berusia 112 tahun itu direvitalisasi dengan tetap mempertahankan karakter aslinya.
Atas arahan Presiden Prabowo, pembaruan dilakukan pada fasad depan, hall utama, serta pemulihan sisi barat dan timur sesuai dokumentasi historis. Restorasi juga menyasar berbagai ornamen bersejarah agar nilai arsitektur dan jejak sejarah stasiun tetap terjaga.
Dalam sambutannya, Presiden mengapresiasi langkah PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang dinilai berhasil memadukan pelestarian warisan sejarah dengan transformasi menuju Indonesia yang lebih indah, tertata, dan modern. Ia juga menekankan bahwa Stasiun Semarang Tawang memiliki arti penting dalam perjalanan bangsa karena pernah menjadi titik keberangkatan Presiden pertama RI pada awal kemerdekaan.
Presiden menegaskan perkeretaapian akan menjadi salah satu tulang punggung transportasi dan pariwisata nasional pada masa depan. Ia optimistis penguatan jaringan Trans Sumatra Railway, Trans Kalimantan, dan jaringan perkeretaapian nasional akan semakin memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus menjadi simbol kemajuan Indonesia.
Foto : BPMI Setpres
