Kementan Sebut Nilai Ekspor Tanaman Hias Naik hingga 50 Persen

Tanaman hias di pameran Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (23/10). Foto: GPriority Tanaman hias di pameran Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (23/10). Foto: GPriority

Jakarta, GPriority.co.id – Kementerian Pertanian (Kementan) menyebut nilai ekspor tanaman hias Indonesia mengalami peningkatan signifikan pada 2025. Tercatat kenaikan ini mencapai 50 persen.

“Dan ini juga sejalan kalau kita lihat ekspor kita, nilai ekspor kita di tahun 2025 ini itu meningkat sampai 20 persen. Nah 20 persen sampai 50 persen itu meningkatannya, kenapa? Karena memang tanaman-tanaman kita punya potensi yang di negara lain tidak dimiliki dan kita punya itu,” kata Direktur Buah dan Florikultura Direktorat Jenderal (Ditjen) Holtikultura Kementan, Liferdi disela-sela pameran Floriculture Indonesia International (FLOII) Expo 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (23/10).

Liferdi menyebut tahun ini merupakan periode dengan capaian ekspor tertinggi sejak pandemi COVID-19. “Tapi yang jelas itu setelah covid kemarin ini di tahun 2025 ini terjadi peningkatan tertinggi. Jadi peningkatan tertinggi kemarin di media sudah kita ekspor itu nilainya sampai meningkat 50 persen meningkatan ekspornya,” katanya.

Liferdi menilai peningkatan ini selaras dengan minat tanaman hias yang memiliki nilai ekonomi sekaligus manfaat psikologis. Hal ini memberikan efek kebahagiaan bagi pemiliknya.

“Oleh karena itu, dengan kondisi sekarang banyak orang yang tertarik, yang ingin mendapatkan sesuatu kesenangan dan itu merupakan juga akan meningkatkan orang kalau senang, happy, gembira itu imunitasnya tinggi,” jelasnya.

Disamping itu, Kementan turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan FLOII Expo 2025 yang dinilai berperan penting dalam mendorong perkembangan agribisnis tanaman hias di Indonesia.

Liverdi menyampaikan bahwa komoditas tanaman hias yang dipamerkan masih didominasi oleh jenis daun-daunan dan merupakan beragam aneka hayati, aneka tanaman yang mungkin tidak dimiliki oleh bangsa lain.

“Kementerian Pertanian sangat mengapresiasi dilaksanakan FLOII Expo tahun 2025 ini dan kita selalu mendorong agar masyarakat, petani-petani tahun ini kami juga hadir membuka stand di Expo tahun 2025 ini dan petani-petani binaan Kementerian Pertanian kita dorong supaya bisa berkontribusi ikut di dalam FLOII Expo tahun 2025,” tuturnya.