Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto kembali mengunjungi wilayah Aceh yang terdampak banjir dan longsor pada akhir November lalu. Prabowo bertolak ke Aceh pada pukul 07.55 WIB, Minggu (7/12), melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Negara meninjau sejumlah titik yang mengalami kerusakan signifikan akibat banjir, termasuk Jembatan Bailey Teupin Mane pada ruas penting Bireuen–Takengon di Kabupaten Bireuen, Aceh.
Jembatan sementara sepanjang 30 meter itu menjadi jalur vital untuk memulihkan kembali akses darat yang sempat terputus akibat banjir besar dan derasnya arus sungai.
“Ini kita lihat salah satu jembatan Bailey yang dikerjakan. Mereka kerja terus, diharapkan satu minggu sudah bisa buka dan dari sini bisa terus untuk membuka tiga jembatan lagi yang menuju Bener Meriah dan Takengon,” ujar Prabowo, dikutip dari situs Presiden RI.
Prabowo menegaskan bahwa pemerintah mengerahkan seluruh kemampuan untuk memastikan akses logistik dan mobilitas masyarakat segera pulih.
“Semua usaha kita kerahkan. Nanti semua jembatan kita akan perbaiki. Mudah-mudahan 1 sampai 2 minggu. Karena masalahnya adalah tembus ini baru kita bisa kerja yang lain,” tutur Prabowo.
Selain meninjau pengerjaan jembatan, Prabowo juga menyempatkan diri mengunjungi tenda pengungsian di Kabupaten Bireuen.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi serta mendengar langsung kondisi dan harapan mereka.
Suasana haru sempat terjadi ketika beberapa warga menangis saat menyampaikan keadaan mereka. Dengan suara lembut, Prabowo menepuk bahu para pengungsi dan berkata, “Sabar ya, sabar,” sambil memastikan bahwa pemerintah akan bekerja secepat mungkin.
