Jakarta, GPriority.co.id – Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airport) melakukan penataan ulang jalur penjemputan kendaraan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) untuk meningkatkan ketertiban, keamanan, dan kelancaran arus kendaraan di area terminal kedatangan bandara.
Ass Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, M. Holik Muardi, menjelaskan bahwa kini terdapat dua skema jalur penjemputan bagi pengguna jasa, yaitu jalur premium dan jalur reguler.
“Jalur penjemputan ini bukan parkir dan hal itu berbeda. Tujuan dengan ditatanya jalur penjemputan ini demi ketertiban, keamanan dan kelancaran para pengguna jasa bandara,” ujar Holik dikutip, Senin (3/11).
Holik menerangkan bahwa jalur premium ditujukan bagi kendaraan yang menginginkan akses lebih dekat ke area kedatangan dengan kenyamanan dan kemudahan lebih tinggi.
Ia menegaskan bahwa kebijakan ini bukan berorientasi pada pendapatan, melainkan untuk penataan dan efisiensi.
“Penerapan jalur premium tidak berbicara soal revenue oriented. Ini murni untuk menata, karena semua pasti ingin jalur terdekat. Namun, jalur reguler tetap tersedia bagi yang ingin waktu tunggu lebih fleksibel,” tambahnya.
Tarif untuk jalur premium di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta ditetapkan Rp150.000 per 30 menit, sama seperti di terminal lainnya.
Biaya ini dibayarkan saat kendaraan masuk, dan apabila waktu penjemputan melebihi 30 menit, tarif tambahan Rp150.000 per 30 menit akan dikenakan di pintu keluar.
Sementara bagi pengguna yang tidak terburu-buru, jalur reguler tetap tersedia. Pintu masuknya sama dengan area parkir umum dengan tarif yang jauh lebih terjangkau:
Kendaraan sedan, jeep, dan minibus: Rp10.000 di jam pertama, Rp6.000 per jam berikutnya (di bawah 4 jam), dan Rp10.000 per jam di atas 4 jam.
Kemudian, bus dan truk tarifnya Rp15.000 di jam pertama, Rp6.000 per jam berikutnya. Lalu, Kendaraan roda dua tarif flat Rp7.500 per 24 jam.
Sementara itu, General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menegaskan bahwa penataan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman.
“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Bandara Soekarno-Hatta dalam mewujudkan pengalaman perjalanan yang semakin tertib, aman dan nyaman di seluruh terminal. Sedangkan penataan di Terminal 2 akan dioptimalkan mulai 1 November 2025, besok,” ujarnya.
