Anies Baswedan Ubah Profil LinkedIn Jadi ‘Open To Work’

Anies Baswedan Ubah Profil LinkedIn Jadi ‘Open To Work’ Anies Baswedan Ubah Profil LinkedIn Jadi ‘Open To Work’

Jakarta, GPriority.co.id – Anies Baswedan kembali mengejutkan publik usai ubah profil LinkedIn miliknya jadi ‘Open To Work’.

Melalui akun Instagram pribadinya, Anies Baswedan mengumumkan bahwa ia telah update LinkedIn dan memasang status ‘Open To Work’ pada Senin (7/10) kemarin.

Hal ini semakin membuat netizen heboh karena Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 tersebut, mengajak netizen untuk connect (terhubung) di LinkedIn-nya.

Langkah yang diambil Anies Baswedan tersebut menjadi pertanda bahwa ia tetap sibuk tanpa sorotan politik.

Dalam sebuah langkah yang jenaka, ia menyebut dirinya sebagai “pengacara,” yang dalam bahasa Indonesia berarti “pengangguran tetapi memiliki banyak acara.”

“Karena sedang jadi pengacara ada yang mengusulkan saya jadi atlet lari di GBK, naik gunung, main di curug, ngalor-ngidul naik transum berhenti di Perpusnas, ke Sarinah, dan nongkrong di coffee shop. Nah, sebelum melakukan itu semua, tidak lupa update LinkedIn dulu,” tulis Anies Baswedan pada postingan di akun Instagramnya.

Pada akun LinkedIn-nya, Anies Baswedan memasang foto formal dirinya yang sedang tersenyum dengan lengkap menggunakan setelan kemeja putih, dasi merah, dan jas hitam.

Tagar ‘Open To Work’ memiliki arti jika Anies Baswedan terbuka untuk mendapatkan pekerjaan baru.

Melalui profil LinkedIn-nya, Anies Baswedan juga mencantumkan pengalaman dirinya sebagai “Gubernur Jakarta (2017-2022)”, seolah-olah jabatan tersebut bukanlah sesuatu yang besar.

Sambil tetap bersikap santai, Anies Baswedan juga menjelaskan bahwa ia serius untuk terhubung di LinkedIn.

”Tapi serius nih, buat yg mau berjejaring dgn saya via LinkedIn, silakan mampir di sini ya: https://www.linkedin.com/in/aniesrasyidbaswedan (klik linktree di bio),” tulis Anies Baswedan lebih lanjut.

Lebih lanjut, Anies Baswedan juga ingin rutin berbagi hal terkait kepemimpinan, pengembangan diri profesional, dan kemampuan manajerial.

“Sampai ketemu di LinkedIn,” ujarnya.

Sejak gebrakannya tersebut menjadi viral, ia mengakui sudah masuk lebih dari 30 ribu invitation (undangan untuk terhubung) dengan akun LinkedIn-nya.

“Terima kasih antusiasmenya, teman-teman yang ingin berjejaring dgn LinkedIn saya. Tidak menyangka pagi ini sudah lebih dari 30 ribu invitation yang masuk, melebihi batas connection maksimal. Baru tahu juga kalau di LinkedIn hanya bisa approve satu-satu, tidak bisa sekaligus. Jadi kalau boleh, untuk selanjutnya lebih baik di-follow saja, kasihan Lego dan geng @Pawswedan yang ikut lembur dari semalam bantu approve satu per satu,” jelas Anies.

Foto : Instagram / @aniesbaswedan