Antisipasi Kecelakaan Pesawat, Erick Thohir Panggil Sejumlah Bos Maskapai Indonesia

Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memanggil sejumlah petinggi maskapai yang tergabung dalam perusahaan milik BUMN. Sejumlah petinggi maskapai itu antara lain PT Pelita Air Service, PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA), PT Cilitink Indonesia, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), dan AirNav.

Dalam pertemuan itu, Erick Thohir mengungkapkan telah membahas sejumlah hal salah satunya terkait keselamatan penerbangan. Dia menyoroti, bahwa hampir 10 hari terakhir banyak peristiwa kecelakaan yang terjadi dalam dunia penerbangan salah satunya yang terjadi di Korea Selatan.

“Kita tahu hampir 10 hari terakhir ini banyak sekali terjadi kecelakaan pesawat terbang yang bahkan korbannya sangat tinggi seperti di Korea kemarin, lalu ada lagi kecelakaan di Canada, Norwegia, saya tidak sebutkan karena ini etika, dan juga jumlahnya tidak disebutkan karena ini menjaga perasaan,” kata Erick.

Dia meminta maskapai agar memperhatikan pesawat dalam kondisi baik sebelum terbang. Lalu, memastikan kondisi kru pesawat dalam performa yang baik.

Selain itu, dia turut mengimbau AirNav untuk melakukan peringatan dini untuk beberapa kendala di luar teknis seperti adanya kawanan burung maupun cuaca dan udara.

“Karena beberapa kecelakaan ada extraordinary ada Udara, burung yang masuk ke mesin, kita juga sampaikan ke airnaf untuk early warning kalau memang ada hal-hal yang bisa kita antisipasi,” ujar Erick Thohir.

Seperti diketahui, Akhir tahun 2024 khususnya pada bulan Desember, tercatat 5 kecelakaan pesawat. Meski banyak orang yang tak percaya dengan istilah ‘akhir tahun memakan korban’, namun nyatanya di Desember penghujung tahun 2024 ini menjadi bulan yang kelam dalam sejarah penerbangan dunia.

Kecelakaan yang dialami Azerbaijan Airlines. Pesawat yang menampung 67 penumpang dan awak pesawat tersebut mengalami kecelakaan tragis saat melakukan pendaratan darurat di wilayah Kazakhstan.

Kemudian, 28 Desember 2024, Pesawat Air Canada 2259 mengalami masalah pada roda pendaratan saat hendak mendarat di Bandara Internasional Halifax Standfield. Salah satu roda pendaratan pesawat gagal mengembang dengan sempurna.

Terakhir, Pesawat Boeing 737-800 milik Jeju Air mengalami kecelakaan di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan. Pesawat yang terbang dari Bangkok tersebut diduga mengalami gangguan karena menabrak burung. Pesawat tersebut kemudian mendarat dengan perut dan menabrak dinding. Akibatnya, pesawat tersebut pun meledak.

Foto: GPriority/Dimas A Putra