Jakarta, GPriority.co.id – Anggota DPRD DKI Jakarta sekaligus Penasihat Fraksi PSI, August Hamonangan, mengajak Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung lebih sering turun langsung ke masyarakat atau blusukan untuk mengatasi persoalan warga.
Pernyataan itu disampaikan August menanggapi pengakuan Pramono yang menyebut tidak semua persoalan di Jakarta dapat langsung diketahui pemerintah, sehingga sejumlah kasus baru mendapat perhatian setelah viral di media sosial.
Menurut dia, seorang kepala daerah perlu turun langsung ke lapangan untuk mendengar aspirasi masyarakat, bukan hanya mengandalkan laporan birokrasi.
“Mas Pram pernah mengatakan kalau ia tidak ingin masuk ke gorong-gorong, tapi bekerja pakai otak dan pikiran. Seolah-olah meremehkan aksi turun ke masyarakat untuk mengetahui dan berhadapan secara langsung dengan masalah-masalah yang ada,” kata August dalam keterangannya, Rabu (22/7).
Namun, lanjut August, pengakuan Pramono bahwa tidak semua persoalan dapat diketahui secara langsung menunjukkan pentingnya pendekatan ke masyarakat.
“Tapi, sekarang terbukti bahwa tidak semua masalah bisa langsung ketahuan jika hanya mengandalkan cara-cara biasa saja. Seorang pemimpin harus turun dan blusukan ke masyarakat untuk mendengarkan secara langsung keluhan-keluhan mereka,” ujarnya.
August menilai kegiatan blusukan akan membantu pemerintah mendeteksi persoalan sejak dini agar penanganannya bisa dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu perhatian publik.
“Ketika blusukan, kita bisa mengetahui masalah-masalah yang dialami oleh masyarakat secara lebih cepat lagi. Jadi, tidak perlu menunggu viral dulu sebelum bergerak,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui sistem birokrasi tetap memiliki peran penting dalam pemerintahan.
“Kerja secara sistematis dengan menggunakan otak dan pikiran melalui birokrasi memang penting. Tapi, itu tidak menutup kemungkinan adanya masalah-masalah yang luput dari perhatian,” ucapnya.
August bahkan menyatakan siap mengajak Pramono turun langsung ke tengah masyarakat untuk melihat berbagai persoalan yang dihadapi warga Jakarta.
“Kalau perlu, Mas Pram saya ajak blusukan nanti. Kita akan mendengarkan secara langsung masalah-masalah yang dialami oleh warga. Sehingga, banyak persoalan yang selama ini belum diperhatikan oleh Pemprov DKI bisa segera diatasi,” tegasnya.
Ia kemudian menyinggung gaya kepemimpinan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang dikenal rutin melakukan blusukan sejak menjabat Gubernur DKI Jakarta hingga menjadi Presiden.
“Seperti Pak Jokowi yang sudah mulai blusukan sejak menjadi Gubernur DKI. Kemudian, saat menjabat presiden selama dua periode, ia juga selalu turun mengunjungi pasar-pasar hingga permukiman untuk mendengar langsung keluhan maupun aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui pemerintah tidak selalu dapat mengetahui seluruh persoalan yang terjadi di lapangan secara cepat. Ia mengatakan sejumlah persoalan justru baru mendapat perhatian setelah menjadi viral di media sosial.
“Sering kali kalau bagi saya yang viral-viral itu malah pasti saya kasih atensi khusus untuk segera diselesaikan,” kata Pramono, Selasa (21/7).
Pernyataan tersebut disampaikan saat menanggapi kondisi SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, yang viral karena kondisi bangunannya memprihatinkan.
“Untuk SD negeri yang di Kebayoran Lama ini segera kami selesaikan. Pokoknya segera kami selesaikan,” ujar Pramono.
Reportase : Dimas A. Putra
Foto : Istimewa
