Jakarta, GPriority.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan PT Bank Jakarta akan segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO) yang ditargetkan mulai pada 2027.
Pramono mengungkapkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini tengah melakukan koordinasi intensif dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna mempercepat proses IPO tersebut. Ia juga meminta jajaran direksi dan komisaris Bank Jakarta untuk segera mempersiapkan diri menghadapi aksi korporasi tersebut.
“Bank Jakarta juga mempersiapkan diri untuk bisa segera IPO karena dengan IPO saya meyakini dengan diawasi oleh publik, maka Bank Jakarta akan menjadi semakin baik,” ujar Pramono kepada awak media di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Senin (5/1).
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong pengelolaan perusahaan yang lebih profesional.
“Karena seperti kita ketahui, Bank Jakarta ini sekarang ini kepemilikannya sepenuhnya oleh Pemerintah DKI Jakarta. Sebagai Gubernur Jakarta, saya menaruh harapan untuk ini dikelola secara profesional, memberikan keuntungan sebesar-besarnya bagi siapapun yang memanfaatkan Bank Jakarta,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo, menyatakan bahwa perseroan masih berfokus pada penguatan fundamental perusahaan sebelum melangkah ke proses IPO. Ia menambahkan, Bank Jakarta telah menunjuk sejumlah konsultan untuk mendukung persiapan tersebut.
“Jadi fundamental sekarang sudah kita perbaiki, fundamentalnya Bank Jakarta. Kita juga sudah proses penunjukan konsultan-konsultan untuk persiapan ke IPO itu,” pungkas Agus.
