Bikin Merinding, inilah 3 Kota Gaib di Indonesia

Jakarta,GPriority.co.id-Selain hantu, Indonesia dikenal juga memiliki beberapa kota yang kabarnya tidak kasat mata alias gaib.

Penampakan kota gaib pernah dirasakan oleh sebagian musisi Indonesia. Seperti yang disampaikan oleh vokalis band Kotak, Tantri. Dia mengaku mengalami sendiri peristiwa aneh yang sebelumnya juga dialami musisi lainnya, Ari Lasso.

“Di daerah 12 jam dari Banjarmasin. Pas sampai sana, EO-nya bilang ‘Ari Lasso kemarin main (konser) di sini, jangan kaget kalau penontonnya hilang setengah’,” kata Tantri menirukan perkataan salah satu panitia penyelenggara konsernya, dikutip dari akun YouTube miliknya.

Sempat tak percaya dengan yang disampaikan panitia acara, Tantri akhirnya membuktikan sendiri kejadian aneh tersebut.

“Akhirnya gue merhatiin, kan. Pas sudah tengah lagu, gue balik badan ke arah drum, pas balik ya itu (penontonnya) hilang,” ujar Tantri.

Tak hanya Tantri, para pendaki gunung juga sering melihat penampakan kota gaib, Deny (42 tahun) salah seorang pendaki gunung asal Jakarta sering melihat penampakan sebuah kota yang justru tidak dapat dilihat oleh rekan-rekannya. Deny yakin itulah salah satu kota gaib yang ada di Indonesia.

Dari sekian banyak kota gaib, ada 3 yang paling dikenal. Berikut ulasannya:

1. Padang 12
Memiliki letak di antara Kecamatan Kendawangan dan Pesaguan. Bagi masyarakat Ketapang dan Kalimantan Barat, wilayah tersebut dikenal sebagai ‘Kota Gaib’ yang konon dihuni bangsa jin muslim.

Konon, Padang 12 merupakan kota yang indah dan mewah serta memiliki penduduk yang sangat sejahtera dan modern. Tentunya, hal tersebut hanya bisa disaksikan oleh mereka yang mampu melihat dengan mata batin.

Menurut warga lokal, Padang 12 hanya bisa dilihat oleh orang-orang yang berhati bersih, suci, serta jauh dari kesombongan dan ketamakan. Namun, ada pula yang berpendapat sebaliknya.Jika seseorang melewati Padang 12 dengan sikap sombong atau berbuat jahat di daerah tersebut, maka kemungkinan besar ia akan melihat pemandangan aneh dan menyeramkan. Tak jarang, mereka juga akan ‘diganggu’ oleh para penghuni Padang 12 yang tak terlihat.

Masih menurut cerita penduduk, penghuni Padang 12 seluruhnya memiliki hunian dan kendaraan mewah. Bahkan, mereka memiliki kendaraan, seperti Ferrari, Rolls Royce, dan motor gede Harley Davidson. Beberapa juga menyebutkan, penduduk Padang 12 sudah memiliki pesawat pribadi dan kapal pesiar.

Terkait wujudnya, bagi beberapa yang sudah pernah melihat akan mengatakan penduduk Padang 12 memiliki wujud fisik layaknya manusia biasa. Hanya saja, mereka tidak memiliki belahan di antara hidung dan di atas bibir.

2. Saranjana
Saranjana dikenal sebagai kota gaib dari Pulau Kalimantan. Peradabannya disebut sangat maju dengan jejeran gedung menjulat tinggi bak kota impian.

Kisah tentang Saranjana sudah melegenda bagi masyarakat Kalimantan atau Borneo. Kota ini menjadi misterius karena keberadaannya tidak tercatat dalam peta Indonesia.

Bagi masyarakat Kalimantan, Saranjana disebut sebagai kota yang tak kasat mata dan tak bisa dilihat oleh orang awam, kecuali dengan mata batin. Keberadaannya juga memiliki beragam versi. Versi pertama terkait keberadaan Saranjana ialah letaknya konon berada di Kotabaru, Kalimantan Selatan. Pada versi kedua menyebutkan bahwa Saranjana terletak di Teluk Tamiang, Pulau Laut.

Kemudian versi ketiga lebih tegas menyebutkan bahwa lokasi wilayah Saranjana ada di sebuah bukit kecil yang terletak di Desa Oka-oka Kecamatan Pulau Laut Kelautan, Kalimantan Selatan. Lokasinya berbatasan langsung dengan laut sehingga cocok dijadikan destinasi wisata. Hanya saja, tempat ini dianggap angker oleh penduduk sekitar.

3. Wentira
Wentira merupakan kota gaib berlapis emas yang terletak di Sulawesi Tengah. Meski menyimpan banyak misteri yang belum terpecahkan. Nama Wentira berasal dari kata Ngata Uwentira, yang berarti kota tidak kasat mata atau tidak terlihat.

Kehadiran kota gaib tersebut kabarnya berkaitan dengan pemerintahan kolonial Belanda, di mana keberadaannya ditandai adanya jembatan buatan Belanda. Jembatan tersebut menjadi proyek besar jalan di bagian leher Pulau Sulawesi, atau yang kini disebut Jalan Trans Sulawesi. Proyek pembangunan jembatan Wentira dikomandoi oleh Jusuf Radja Tiangso.

Untuk mengunjungi lokasi tersebut hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kemampuan lebih atau lebih dikenal dengan paranormal maupun indigo. (Hs.Foto:dok.pribadi)