Bisnis merupakan salah satu pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Hal inilah yang membuat anak muda atau sering disebut generasi milenial tertarik untuk terjun ke dunia bisnis.
Tak hanya sekedar berbisnis, mereka juga menciptakan ide-ide kreatif yang pastinya dapat menarik minat konsumen untuk membeli barang dagangan, menarik konsumen untuk memakai jasa mereka maupun melakukan kerja sama melalui franchise.
Selain bisnis franchise banyak sekali bisnis lainnya yang juga terbilang sukses telah dilakukan oleh generasi milenial. Lantas bisnis apa saja yang sudah dijalankan oleh milenial dan bisa menjadi inspirasi Anda untuk memulai usaha, berikut ulasannya.
1. Bisnis Franchise
Franchise, mungkin kata itu tidak asing lagi bagi Anda. Karena banyak sekali bisnis waralaba atau franchise di Indonesia. Namun bagaimana jadinya kalau yang memulai bisnis tersebut adalah anak muda. Hmm, pastinya menarik bukan.
Menurut Sayyid Muhammad Rizik Djinda pemilik minuman boba yang diwawancarai via medsos menjelaskan bahwa ihwal generasi milenial tertarik untuk terjun ke dunia bisnis adalah ingin mendapatkan penghasilan sendiri. Guna membuat bisnis mereka terlihat menarik maka diciptakanlah ide-ide kreatif. Hasilnya banyak konsumen yang membeli bisnis buatan mereka. Suksesnya bisnis yang dibuat, membuat generasi milenial seperti diutarakan Rizik membuat franchise dengan sistem yang telah ditetapkan oleh mereka. Hasilnya Franchise yang mereka buat diminati oleh pebisnis lainnya.
2. Data Scientist
Dahulu tidak ada generasi milenial yang mau menjadi data scientist. Namun seiring berkembangnya waktu banyak generasi milenial yang memilih untuk menjadi data scientist. Menurut Arief Rama Syarif, Founder Yayasan Open Source pada Jum’at (10/12/2021) karir yang sangat menjanjikan karena banyak UMKM yang membutuhkan guna kemajuan dan pengembangan usaha dan produk yang dijalankan menjadi alasan lainnya kenapa banyak generasi milenial terjun ke bidang pekerjaan data tersebut.
Kini yang menjadi pertanyaan kenapa data scientist sangat dibutuhkan. Menurut Rama karena bisa menentukan arah pasar dan juga produk yang dibuat sehingga laku keras dipasaran.
3. Gamer
Gamer mungkin dahulu dipandang sebelah mata, karena hanya menghabiskan uang. Hal ini tentu saja menjadi pemicu kemarahan orang tua sehingga banyak yang melarang anaknya menjadi gamer.
Beda dulu dengan sekarang, banyak orang tua yang kini mendorong anaknya menjadi gamer. Menurut Sarah Viloid seorang gamer cantik asal Bekasi , menjadi seorang gamer bisa menjadi pekerjaan yang menjanjikan. Bayangkan saja sebagai seorang gamer dirinya bisa membeli motor gede (moge) yang sangat dia sukai.
4. Konten kreator
Konten kreator merupakan sebutan bagi orang yang bekerja menciptakan konten untuk media yang dibagikan secara online. Hadirnya beragam aplikasi penayang video selain YouTube membuat banyak orang termasuk generasi milenial yang tertarik untuk menjadi konten kreator. Sebut saja Ahmad Baihaki atau akrab disapa Kidung.
Di usianya yang masih teramat muda, dirinya mampu menjadi konten kreator ternama karena banyak yang menglike dan mensubscribe chanelnya baik di YouTube, tiktok dan aplikasi video lainnya.
Menurut Kidung, sebagai seorang konten kreator harus memiliki kepekaan mengenai apa yang tengah diminati masyarakat. “Meski demikian bukan berarti harus ikut-ikutan dengan konten kreator lainnya. Karena pastinya tidak akan dilirik oleh penonton. Untuk itulah dibutuhkan pula keunikan dan ide kreatif sehingga video yang diunggahnya mampu menarik minat penonton.” Tutup Kidung.(Hs.Foto.dok.pribadi)
