Bus Perintis DAMRI Siap Menjelajah Bumi Cendrawasih

Upaya Pemerintah mendorong konektivitas antar wilayah, termasuk pada wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) diwujudkan DAMRI melalui armadanya. Angkutan ini diberi nama Bus Perintis, siap menjelajahi bumi cendrawasih. Bus Perintis DAMRI melayani 32 Provinsi yang ada di Indonesia; Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Batam, Bandung, Serang, Cilacap, Pangkal Pinang, Bengkulu, Jambi, Palembang, Banjarmasin, Palangkaraya, Samarinda, Tanjung Selor, Ponorogo, Banyuwangi, Jayapura, Biak, Serui, Sarmi, Halmahera, Sorong Selatan, dan terakhir Merauke. DAMRI sendiri memiliki beberapa kategori armada; kelas bisnis 39-43 kursi, sedangkan untuk eksekutif sekitar 24-28 kursi, dan kategori ketiga yaitu royal class dengan jumlah 21 kursi.

Bus Perintis mengusung konsep berbeda dari jenis armada DAMRI lainnya. Pada dasarnya, bus hanya mengangkut manusia sebagai penumpang. Berbeda dari Papua, Bus Perintis hadir memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menunjang mobilitas, logistik, dan distribusi barang-barang hasil bumi di wilayah Papua. Ini dilakukan, mengingat Bumi Cendrawasih merupakan daerah penghasil keberagaman hayati yang melimpah. Sebelumnya masyarakat menggunakan double gardan sebagai alat transportasi dari distrik ke distrik untuk keperluan pribadi maupun menjual hasil bumi ke kota. Sayangnya, double gardan masih dirasa kurang efektif. Selain daya angkut terbatas, bahan bakarnya, solar, terbilang mahal.

Berbeda dengan Bus Perintis yang dapat menampung kurang lebih 40 penumpang. Warga juga tidak perlu khawatir dengan hasil bumi bawaannya. Itu semua bisa masuk dan terhitung sebagai penumpang bus. Rute perjalanannya terdiri dari Sarmi-Podena, Sarmi-Taronta, Sarmi-Wapo, Sarmi-burtin, Sarmi-Arbaes. Harga tiket Sarmi-Podena dan Taronta Rp50.000; Sarmi-Warpo Rp 15.000; Sarmi-Burtin Rp20.000; Sarmi-Arbaes Rp25.000

SARMI sendiri merupakan singkatan dari Sobey, Armati, Rumbuai, Manirem, dan Isirawa. Wilayah dengan luas 35,587 km persegi yang terbagi dalam 8 kecamatan. Wilayah barat memiliki batas daerah dengan kab. Waropen dan Kab. Puncak Jaya. Samudera Pasifik pada bagian Utara, Kab. Jayapura pada sisi Timur dan Kab. Tolikara. Jam keberangkatan masing-masing daerah dimulai pukul 06.00 WIT.(Ega.Foto.dok.GP)