Dampak Covid-19, 17.456 KK Terima Bantuan dari Pemkab Pohuwato

Pohuwato-Kurang lebih 17.456 Kepala Keluarga (KK) yang terkena dampak covid-19 di Pohuwato mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pohuwato.

Dijelaskan Kepala Baperlitbang Pohuwato Irfan Saleh SPt,Msi pada Kamis (23/4) penanganan Covid 19 telah berlangsung lebih dari satu bulan, dan mulai berimplikasi pada kondisi sosial ekonomi masyarakat. Untuk mengantisipasi hal tersebut pemerintah daerah atas dukungan DPRD telah melaksanakan percepatan pelaksanaan program ekonomi kerakyatan Bersama Jaring Pengaman Sosial dengan merefokusing anggaran pada APBD 2020.

Adapun jumlah alokasi program ekonomi rakyat dalam rangka penanganan kemiskinan Pohuwato Tahun 2020 atau sebelum Terjadi Covid 19, Sebanyak 113,3 Milyar dengan jumlah sasaran prioritas BDT/DTKS sebanyak 17.181 RT. Jumlah tersebut berasal Dari Program APBD diantaranya Subsidi Air, Listrik, PBB Gratis, Rumah Sehat, Bantuan Perikanan, Pertanian, UMKM, BPJS, Seragam Sekolah, dan lain-lain, Dari Program Apbn seperti Bantuan Sosial Pangan (BSP), PKH Pusat, dan lain-lain serta dari Lembaga Donor (Hibah) Seperti Readsi.

Selanjutnya sebagai tindak lanjut refocusing anggaran sebagai mana amanah regulasi yang diterbitkan pemerintah pusat, maka pemerintah daerah menyampaikannya kepada DPRD. Adapun yang disampaikan pemerintah daerah kepada DPRD adalah Jaring Pengaman Sosial (JPS) dan Penanganan Dampak Ekonomi. Untuk JPS, Irfan mengatakan, jumlah anggaran untuk Jps sebesar 12,7 Milyar dengan alokasi pada : Dinas Sosial Sebesar 2,28 Milyar dan Dinas Pangan Sebesar 10.46 Milyar.

Adapun rincian untuk skema penanganan warga miskin adalah sebagai berikut :
Jumlah dtks (bdt) di Kabupaten Pohuwato sebanyak 18.682 kpm.
– Teratasi dengan program pkh pusat sebanyak : 5623 kpm
– Teratasi dengan program bsp pusat sebanyak : 4174 kpm
– Teratasi dengan antar nasi tumissebanyak : 800 kpm
jumlah : 10.598 kpm

– PKH/lomaya (tambahan 100 rb/bln untuk 3 bln : 3.810 kpm
jumlah : 14.407 kpm
– Sisa Dtks Yang BelumTersentuh (18.682 – 14.407) : 4.275 Kpm
– Tambahan Warga Miskin Non Dtks : 4.221 Kpm
– Tambahan Sektor Terdampak (Dtks& Non Dtks) : 8.960 Kpm
Total JPS Putaran Satu : 17.456 Kpm

Irfan juga mengatakan Penyaluran JPS untuk 17.456 KPM telah dilaksanakan pada hari Jumat – Minggu, 17 s/d 19 April 2020 oleh para OPD dimana semuanya telah tersalur dengan baik. Dari Jumlah KPM tersebut, Terdapat 1.998 KPM yang menjadi tanggungan Provinsi Gorontalo dengan anggaran tahap 1 yang sudah masuk ke daerah melalui BKD sebanyak Rp. 355.943.700.

OPD Yang Menyalurkan Bantuan Dilepas Bupati
Terkait bantuan yang sudah disalurkan, Irfan menjelaskan bahwa bantuan yang menggunakan mobil operasional dan mobil dinas secara resmi dilepas oleh Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga pada 17 April 2019.

Dalam sambutannya, Syarif Mbuinga mengatakan bantuan penyalurannya dilakukan door to door oleh OPD yang telah ditugaskan di masing masing kecamatan. Hal ini dimaksudkan agar bantuan tersebut benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Syarif juga berpesan kepada OPD yang akan membagikan agar tetap mengedepankan SOP sesuai protokoler kesehatan.

Kepala Dinas Pangan, Refly Basir mengatakan, sesuai dengan program Jaring Pengaman Sosial, Pemda Pohuwato akan memberikan bantuan berupa Beras sebanyak 174.560 Ton, Minyak Goreng sebanyak 17.456 Liter, dan ikan kaleng sebanyak 122.192 kaleng. Bantuan Ini seperti diijelaskan Refly akan berlaku selama 3 Bulan kedepan.

Syarif berharap bantuan yang diberikan Pemkab Pohuwato ini bisa membantu masyarakat di tengah covid-19 ini.(Advetorial)

Related posts