MBG Masuk Tahap Pembenahan, Zulkifli Hasan Ungkap Sejumlah Kendala di Lapangan

Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah mulai melakukan pembenahan menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan meminta waktu satu bulan untuk merapikan berbagai persoalan yang selama ini menghambat pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Zulkifli Hasan usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7).

“Mengenai MBG, akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini menjadi hambatan atau penyalahgunaan. Kami minta waktu satu bulan, ya, satu bulan lagi, satu bulan untuk menyelesaikan, merapikan,” ujar Zulkifli Hasan.

Ia menjelaskan, pemerintah saat ini tengah melakukan kajian mendalam terhadap berbagai persoalan dalam implementasi Program MBG sekaligus menyiapkan langkah-langkah perbaikan. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan dilaporkan kepada Presiden sebagai dasar pengambilan keputusan.

“Setelah itu langkah-langkah berikutnya kami akan laporkan kepada Bapak Presiden untuk nanti diputuskan, diberi arahan seperti apa keputusan akhirnya. Tetapi kami akan mengkaji lebih mendalam satu bulan dari hari ini,” katanya.

Menurut Zulkifli Hasan, pemerintah telah memetakan sejumlah kendala yang muncul di lapangan. Permasalahan tersebut mencakup dugaan penyalahgunaan program, penentuan titik penerima manfaat, hingga belum tersedianya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah lokasi yang telah ditetapkan sebagai penerima program.

“Banyak ya, yang penyalahgunaan, kemudian titik-titik yang sudah layak menerima, kemudian sudah begitu banyak titik yang sudah ditentukan tetapi belum ada SPPG-nya,” ungkapnya.

Pemerintah menegaskan pembenahan ini merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis agar pelaksanaannya semakin efektif, transparan, dan mampu menjangkau masyarakat yang berhak menerima manfaat sesuai tujuan program.

Reportase : Dimas A. Putra

Foto : Istimewa