Empat Kabupaten di Provinsi Papua Barat Jadi Calon Provinsi Bomberay Raya


Jakarta, GPriority.co.id — Deklarasi dukungan calon provinsi baru Bomberay Raya yang dideklarasikan oleh empat kabupaten yang mewakili yaitu Bupati Teluk Wondama Hendrik S Mambor, Bupati Fakfak Untung Tamsil, Bupati Teluk Bintuni Freedy Thie dan Bupati Kaimana pada 15 Juli 2022 di Manokwari.

Calon provinsi baru Bomberay Raya akan terdiri dari empat kabupaten yaitu Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Fakfak dan Kaimana. Pemekaran provinsi baru di Papua Barat ini dilandasi tujuan akan pemerataan sistem pemerintahan agar tidak menumpuk satu kawasan dan mendekatkan akses layanan pemerintah provinsi untuk masyarakat, serta memajukan pembangunan infrastruktur, ekonomi, peluang kerja, dan invertasi.

Selain itu pemilihan empat kabupaten ini juga di latar belakangi oleh kesamaan budaya, ikatan emosional sebagai satu rumpun suku besar menjadi alasan dasar sekaligus faktor pendorong lahirnya keinginan membentuk provinsi sendiri. Meski empat kabupaten tersebut memiliki kesamaan latar belakang, tetapi tiap kabupaten tetap memiliki karakteristik tersendiri.

Lantas bagaimana sebenernya karakteristik dari keempat kabupaten tersebut? Berikut ulasannya yang dirangkum dari berbagai sumber:

1.Kabupaten Teluk Wondama
Kabupaten Teluk Wondama adalah kabupaten yang terbentuk pada tanggal 12 April 2003 sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Manokwari berdasarkan UU No. 26 Tahun 2022. Jumlah suku yang mendiami Kabupaten Teluk Wondama sangatlah banyak, namun suku terbesarnya adalah suku Wamesa yang juga termasuk dalam suku terbesar di Provinsi Papua Barat. Ibukota dari kabupaten ini adalah Raisey. Memiliki 13 kecamatan, 1 kelurahan, dan 75 desa. Luas dari Kabupaten Teluk Wondama ini mencapai 14.954 km².

2.Kabupaten Fakfak
Kabupaten Fakfak merupakan salah satu kabupaten yang berada di Papua Barat yang terkenal dengan produksi buah pala hingga dikenal sebagai “Kota Pala”. Ibukota Kabupaten ini berada di kota Fakfak yang merupakan salah satu kota tertua di Papua. Kabupaten ini memiliki luas wilayah mencapai 14.320 km².

3.Kabupaten Teluk Bintuni
Kabupaten Teluk Bintuni adalah salah satu kabupaten yang berada di provinsi Papua Barat, Indonesia. Teluk Bintuni menjadi kabupaten terluas di Papua Barat, dengan luas 18.637,00 km². Pada pertengahan tahun 2021, jumlah penduduk Teluk Bintuni sebanyak 80.565 jiwa, dengan kepadatan 4 jiwa/km². Diketahui Teluk Bintuni memiliki 24 distrik, 2 kelurahan, dan 115 desa.

4.Kabupaten Teluk Kaimana
Kabupaten Kaimana adalah kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Fakfak. Kabupaten Kaimana berdiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2002 tanggal 12 November 2002, yang diresmikan bersamaan dengan pelantikan pejabat bupati pada tanggal 11 April 2003, yang diresmikan bersamaan dengan pelantikan pejabat bupati. Kabupaten Kaimana dibagi menjadi 7 distrik, 2 kelurahan, dan 99 desa. Untuk ibu kotanya sendiri berada di Kota Kaimana dan luas wilayah Kabupaten Kaimana mencapai sekitar 18.500 km².

Pada deklarasi provinsi baru Bomberay Raya ini juga ada satu daerah otonom baru (DOB) yang turut dideklarasikan, yaitu Kabupaten Kuri Wamesa. Jadi, di wilayah provinsi Papua Barat terdapat dua DOB yang dideklarasikan untuk menjadi wilayah pemekaran baru. (Gs.Foto.Istimewa)

Related posts