Gubernur Tanam Cengkeh Dan Pala di Titik 0 IKN

 

 

Jakarta-GPriority.co.id, Kepulauan Maluku yang dikenal penghasil rempah-rempah yang paling terkenal di dunia, terutama cengkeh dan pala. Pada Ritual Kendi Nusantara yang berlangsung di Titik Nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. 

Murad Ismail Gubernur Maluku selain membawa air dan tanah yang diambil dari Desa Hila-Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah juga berkesempatan menanam pohon cengkeh dan pala. Pohon cengkeh merupakan tanaman asli dari Kepulauan Maluku (Ternate dan Tidore) yang dahulu dikenal oleh para penjelajah sebagai Spice Islands. Menanam pohon saat anak dilahirkan adalah merupakan tradisi penduduk asli Maluku.

Cengkeh merupakan salah satu tanaman rempah-rempah yang memegang peranan penting sejak ratusan tahun yang lalu sebagai bahan makanan dan pengobatan. Indonesia sebagai negara penghasil rempah-rempah memiliki peluang sangat besar untuk menjadi penyedia rempah-rempah di perdagangan internasional khususnya pasar Uni Eropa. Posisi ekspor cengkeh Indonesia menempati urutan ke tiga setelah negara Singapura dan Madasgasar. Sedangkan pala (Myristica fragrans houtt) adalah tanaman asli Indonesia yang berasal dari pulau Banda ini memiliki beberapa manfaat yang luar biasa. Biji dan fulinya memproduksi minyak etheris dan lemak khusus yang bermanfaat dalam industri makanan kaleng dan pengawetan ikan. Daging buah-buahnya dijadikan manisan atau asinan. kulit serta daunnya menghasilkan minyak atsiri yang lazim digunakan sebagai bahan baku sabun, obat-obatan, dan kosmetik. karena itu ia menjadi komoditi pertanian bernilai ekonomis tinggi.

Harapan Murad Ismail pada Ritual kendi Nusantara ini adalah “Dua media yang disatukan Bersama tanah dan air dari 34 Provinsi dapat berdampak meningkatkan dan mempererat hubungan toleransi umat beragama di tanah air,”

(noz/berbagaisumber.fotoistimewa)