Gubernur Zainal : Kaum Muda Harus Menjadi Penggerak dan Pelopor Pembangunan

Penulis : dkisp/Ponco | Editor : Haris | Foto : dkisp Kaltara

Tarakan, Gpriority.co.id – Kaum muda Kalimantan Utara (Kaltara) diharapkan mampu menjadi motor penggerak dan pelopor pembangunan daerahnya. Demikian disampaikan Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum, saat menghadiri Wisuda ke-33 Universitas Borneo Tarakan (UBT), kamis (16/03).

Pada wisuda ke-33 UBT yang berlangsung di Ruang Serbaguna Gedung Rektorat Lantai 4, Gubernur Zainal mengungkapkan kaum muda adalah bagian dari agen perubahan. Menurutnya pada usia-usia produktif ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak dan pelopor pembangunan di Kaltara.

Kepada 473 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan dan keilmuan, dirinya pun berpesan bahwa kelulusan bukanlah akhir untuk belajar. Diharapkannya pula agar para wisudawan dan wisudawati dapat mengaplikasikan ilmu yang dikenyam selama pendidikan dalam pembangunan di masyarakat. “Kita tentu sering mendengar bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain,” ujarnya seperti dikutip dari laman DKISP Pemprov.

Gubernur lantas mengucapkan terima kasih kepada para pendidik dan seluruh civitas akademika UBT yang telah membantu mewujudkan program Kaltara di sektor pendidikan dan Sumber Daya Manusia (SDM). “Kerjasama dan sinergi yang positif dengan perguruan tinggi mutlak dibutuhkan. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan dunia pendidikan dalam hal ini pendidikan tinggi, saya percaya pembangunan SDM yang sehat, cerdas, kreatif, inovatif, berakhlak mulia, produktif dan berdaya saing dapat terwujud untuk Kaltaraa yang Berrubah, Maju dan Sejahtera,” tandasnya.

Sementara itu, Rektor UBT Adri Patton menjelaskan, peserta wisuda tahun ini meningkat. Hal itu, lanjutnya, tidak terlepas dari perkembangan program studi (prodi) sehingga berdampak pada kelulusan. Adri pun tak lupa menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Kaltara khususnya kepada Gubernur Zainal dan kabupaten/kota, khususnya Kota Tarakan yang mendorong terwujudnya keinginan Provinsi ke-34 ini untuk membuka Fakuktas Kedokteran.