Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah Arab Saudi secara resmi mengumumkan keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M yang dinilai berjalan lancar dari segi keamanan, kesehatan, dan pelayanan.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Makkah sekaligus Wakil Ketua Komite Tetap Haji dan Umrah, Pangeran Saud bin Mish’al, dari kantor Emirat di Mina, Senin (9/6).
Menurutnya, keberhasilan ini menjadi hasil dari perencanaan matang yang dilakukan sejak jauh hari, dan persiapan untuk musim haji tahun depan bahkan sudah mulai dilakukan.
“Kami kembali menegaskan bahwa Kerajaan Arab Saudibaik pemimpin, pemerintah, maupun rakyatnya bangga dalam melayani dua tanah suci dan para tamunya,” ujarnya dalam siaran pers MCH Makkah.
Berdasarkan data Otoritas Statistik Arab Saudi, jumlah jemaah haji tahun ini mencapai sekitar 1,67 juta orang. Terdiri dari 877.841 jemaah laki-laki dan 795.389 perempuan. Sebanyak 1,4 juta jemaah datang melalui jalur udara, 66.400 melalui jalur darat, dan 5.100 melalui jalur laut. Dari jumlah total tersebut, 166.700 merupakan jemaah domestik.
Metodologi statistik yang digunakan merupakan hasil integrasi data administratif Kementerian Dalam Negeri Saudi yang sudah diterapkan selama lima tahun terakhir untuk menjamin akurasi dan keandalan data.
Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, yang turut hadir dalam pertemuan bersama Pangeran Muhammad bin Salman dan perwakilan dari lebih 100 negara, mengonfirmasi bahwa pelaksanaan haji tahun ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan layanan seperti fasilitas tenda, air, rumah sakit, dan klinik menjadi faktor utama keberhasilan tersebut.
“Jumlah kematian juga berkurang signifikan karena meningkatnya jumlah rumah sakit dan klinik di beberapa titik layanan,” ujar Menag.
Sebagai informasi, Indonesia kembali menjadi negara dengan jemaah haji terbanyak, yaitu sebanyak 221.000 kuota, yang terdiri dari 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 haji khusus. Proses pemberangkatan berlangsung dari 2 hingga 31 Mei 2025, dengan 203.158 jemaah reguler yang diberangkatkan ke Tanah Suci. Seluruh jemaah menempati 112 hotel di Makkah dan 95 hotel di Madinah.
Kehadiran pejabat tinggi seperti Menko PMK Muhaimin Iskandar, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Jatim Khofifah Indarparawansa, dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman turut menandakan pentingnya peran Indonesia dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Dengan catatan positif dari Arab Saudi, Indonesia diprediksi akan terus menjadi mitra utama dalam penyelenggaraan ibadah haji global di masa mendatang.
Foto: dok.MCH Daker Makkah
