Ingin Jadi TNI/Polri? Ini Syarat Fisiknya

Jakarta, GPriority.co.id – Menjadi abdi negara apalagi TNI/Polri menjadi impian bagi sebagian anak muda. Gagah dan berwibawa adalah gambarannya. Lantas apa saja persyaratan fisik untuk menjadi anggota TNI/Polri?

Salah satu syarat tes masuk sebagai calon siswa (Casis) TNI/Polri ialah fisik. Ada syarat fisik yang harus dipenuhi agar diterima menjadi Casis TNI/Polri. Dilansir dari laman IG Pusat_Taruna, berikut adalah syarat fisik untuk melaju menjadi Casis TNI/Polri.

1. Bagian Kepala :

    – Tidak boleh ada riwayat atau bekas luka operasi.

    – Bentuk kepala harus oval, tidak gepeng dan benjol.

    Kesehatan mata tidak boleh :

    1. Rabun jauh ataupun rabun dekat lebih dari 0,5.
    2. Mata katarak diakibatkan lensa mata yang keruh sehingga sinar ke retina terhalang.
    3. Mata peterigium disebabkan pertumbuhan jaringan berbentuk segitiga di lapisan membran tipis bening bagian putih mata.

    – Kulit wajah tidak boleh hitam bercak-bercak.

    – Bagian telinga tidak boleh :

    1. Gendang telinga robek atau peradangan.
    2. Daun telinga lebar sebelah.
    3. Tidak patah tulang hidung.

    – Bagian gigi tidak boleh:

    1. Berlubang atau kotor rusak.
    2. Gigi daerah senyum ompong.
    3. Gigi ompong lebih dari tiga.
    4. Gigi Tonggos terlihat.

    Bagian badan :

      – Tangan tidak boleh :

      1. Jari leher angsa, kelainan boutonnire, dopuytren.
      2. Telapak tangan berkeringat.
      3. Tangan panjang sebelah.
      4. Tangan gemetar saat diluruskan.

      – Tulang punggung tidak boleh lordosis, kifosi, skoliosis.

      – Tidak boleh ambeyen, varikokel, dan hernia scrotalis.

      – Jumlah testis tidak boleh sama dengan dua.

      – Alat reproduksi harus sehat dari berbagai penyakit, baik jamur atau sebagainya.

      – Bagian kaki tidak boleh :

      1. Kaki X batas normal 5cm dari posisi sudut telapak kaki kanan/kiri 45 derajat dihitung dari mata kaki
      2. Kaki O batas normal 5cm dari posisi sudut telapak kaki kanan/kiri 45 diukur dari kulit sendi bagian terdepat paha.
      3. Telapak kaki flat atau datar yang biasanya dikenal dengan kaki bebek.
      4. Telapak kaki pes kavus ialah kelainan telapak kaki yang berupa lengkungan (arch) lebih tinggi dari kaki normal dan sering kali jari kaki berbentuk cakar.
      5. Kaki varises.