Inilah Arahan Gubernur Sulsel Dalam HLM TPID Sulsel 2023

Penulis : Ponco | Editor : Lina F | Foto : Pemkab Bone

Makassar, Gpriority.co.id – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman pada High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulsel menyampaikan sejumlah arahannya terkait inflasi. Hal ini disampaikannya kepada para seluruh Bupati & Walikota se-Sulsel, Selasa (04/04).

Pada kesempatan tersebut Gubernur kembali menyampaikan arahan Presiden saat kunjungan kerja ke Maros. Ketika itu Presiden menegaskan kepada Pemprov Sulsel untuk melakukan upaya untuk meningkatkan produktivitas beras sehingga hasil produksi dapat melebihi terget. Pemprov juga diminta senantiasa memantau dan menjaga ketersediaan pasokan di seluruh Kab/kota utamanya menjelang Lebaran. Termasuk meningkatkan pasokan minyak goreng diwilayah Sulsel.

Secara khusus Gubernur juga meminta DKPn, Bulog dan Satgas Pangan agar segera melakukan pertemuan bersama pelaku usaha penggilingan padi di sentra Beras se-Sulsel untuk melaksanakan kesepakatan harga beli sesuai ketentuan Badan Pangan Nasional/BAPANAS serta mendukung ketersediaan pasokan beras. Hal itu terkait stabilisasi harga beras.

Selanjutnya dipintanya pula kepada seluruh daerah untuk meningkatkan produksi ikan sekaligus menjadi nilai tukar nelayan. Meski begitu juga harus dipastikan kecukupan pasokan antar waktu dan antar wilayah harus dijaqa, salah satu melalui fasilitas mobile cold storage.

Khusus kepada DKPn dan Dinas Perdagangan, Gubernur mengarahkan agar segera melaksanakan Pasar Murah bersama OPD di tingkat Kab/Kota secara massif dan terjadwal. Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, Biro Ekbang juga segera berkoordinasi untuk implementasi Fasilitasi Distribusi/subsidi ongkos angkut bahan pangan melalui penggunaan BTT pengendalian inflasi.

Sementara, TPID Kab/Kota bersama TPID Provinsi Sulsel diharapkan pula agar segera menyusun neraca pangan tingkat Kab/Kota. Gubernur pun berharap untuk melaksanakan KAD intra provinsi Sulawesi Selatan antara daerah sentra dengan daerah yang membutuhkan (Kota IHK). Terakhir untuk Satgas Pangan, BI dan OPD juga diminta agar secara rutin memantau ketersediaan pasokan dan kondisi harga di seluruh 24 Kab/Kota.

Sebelumnya Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, menyampaikan bahwa secara keseluruhan, inflasi meningkat sebesar 0.75% (mtm) meningkat dibanding bulan sebelumnya yang mengalami deflasi – 0.22%, ini terutama didorong oleh komoditas bahan pangan seperti beras, cabe rawit dan ikan layang. Hal tersebut sejalan dengan peningkatan permintaan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri ditengah terbatasnya cadangan beras pemerintah dan kondisi iklim yang kurang kondusif bagi sektor pertanian.