Jakarta, GPriority.co.id – Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan harga tiket kereta api pada masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026) mengalami kenaikan.
Meski demikian, kenaikan tersebut tetap berada dalam batas ketentuan yang berlaku.
“Untuk harga tiket masih ya, masih di bawah tarif batas atas. Jadi antar tarif batas bawah, tarif batas atas,” kata Franoto kepada wartawan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (24/2).
Franoto menjelaskan, wilayah Daop 1 Jakarta yang meliputi Stasiun Pasar Senen, Gambir, Bekasi, dan Cikarang juga menyediakan program diskon tarif. Antusiasme masyarakat terhadap program diskon Angkutan Nataru terbilang tinggi, dengan total 219 ribu tiket diskon telah terjual.
Diskon tersebut diberikan untuk kereta api kelas ekonomi komersial dengan periode keberangkatan mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
Hingga Rabu, 24 Desember 2025, jumlah tiket yang telah terjual untuk periode Angkutan Nataru 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 tercatat sebanyak 613.411 tiket, dari total kapasitas 909.536 tempat duduk yang disediakan.
Berdasarkan data pemesanan, tingkat okupansi pada sejumlah tanggal favorit menunjukkan tren yang cukup tinggi, dengan rincian sebagai berikut:
• 24 Desember 2025: 95 persen
• 25 Desember 2025: 91 persen
• 26 Desember 2025: 76 persen
• 27 Desember 2025: 65 persen
“KAI menyampaikan bahwa tiket kereta api masih tersedia bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan pada masa libur Natal. Namun demikian, data penjualan bersifat dinamis dan dapat terus berubah seiring dengan pemesanan tiket yang dilakukan secara daring melalui aplikasi Access by KAI serta seluruh kanal resmi penjualan tiket KAI,” pungkas Franoto.
