Kenapa Harga Matcha Mahal? Simak Proses Pembuatannya Disini!

Kenapa Harga Matcha Mahal? Simak Proses Pembuatannya Disini! Kenapa Harga Matcha Mahal? Simak Proses Pembuatannya Disini!

Jakarta, GPriority.co.id – Para pecinta matcha pasti pernah bertanya kenapa harga matcha mahal? Berikut ini proses lengkap pembuatan matcha.

Sebagai contoh, di e-commerce Indonesia, kisaran bubuk matcha dijual dengan harga Rp200-300 ribu.

Harga matcha yang mahal dibandingkan teh biasa, ternyata karena proses produksinya yang lebih rumit.

Tiga minggu sebelum daun teh dipanen, bagian atasnya akan ditutup (dikabuse). Proses ini bertujuan untuk meminimalisasi fotosintesis.

Ketika fotosintesis tidak sering terjadi, klorofil akan terkonsentrasi di daun tehnya.

Hal inilah yang membuat matcha punya warna lebih hijau dibandingkan daun teh hijau lainnya.

Tak hanya sampai disitu, ketika tiba di pabrik, setiap helai daun teh matcha yang sudah dipanen, akan dipisahkan dari tulang dan kulit luarnya.

Jadi, yang dipakai memang murni hanya ‘daging’ daunnya saja.

Daun teh yang sudah dipisahkan dari tulang dan kulitnya, kemudian dikeringkan. Proses ini bernama “tencha”.

Setelah menjadi tencha, daun teh kemudian masuk ke tahap produksi berikutnya, yakni penggilingan dengan menggunakan alat khusus.

Dalam waktu satu jam, sayangnya satu alat hanya bisa memproduksi 40 gram matcha saja.

Hal ini dikarenakan jika mesin penggerak terlalu cepat, suhunya akan naik dan merusak rasa matcha tersebut. Oleh karenanya, harga matcha lebih mahal.

Mengapa Rasa Matcha Pahit?

Dilansir dari lama ooika, sebenarnya rasa matcha dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti jenis varietas, metode penanaman, dan pemrosesan.

Lokasi penanaman yang berbeda juga akan menghasilkan rasa matcha yang berbeda.

4 hal yang mempengaruhi rasa matcha, diantaranya :

– Lokasi penanaman.

– Kualitas pengolahannya.

– Tingkat kesegarannya.

– Cara pengolahannya sebelum dikonsumsi.

Perlu diingat, matcha berkualitas tinggi, jika disimpan dan diolah dengan baik, akan terasa lezat.

Foto : Ilustrasi/Shutterstock