Komnas HAM Bakal Laporkan Hasil Investigasi Demo Rusuh pada Awal Desember

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah (kanan). Foto: GPriority/Dimas A Putra Ketua Komnas HAM Anis Hidayah (kanan). Foto: GPriority/Dimas A Putra

Jakarta, GPriority.co.id – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) bersama enam Lembaga Nasional HAM (LNHAM) akan melaporkan hasil penyelidikan atas peristiwa kerusuhan yang terjadi pada Agustus hingga September 2025 ke Presiden Prabowo Subianto pada awal Desember mendatang.

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah mengatakan penyelidikan dilakukan oleh Tim Independen Pencari Fakta yang dibentuk secara kolektif oleh tujuh lembaga, termasuk Komnas HAM dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Kalau komitmen dari enam lembaga, kita usahakan awal Desember sudah selesai. Nanti hasilnya tentu akan disampaikan kepada Presiden dan DPR,” ujar Anis dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (29/9).

Anis menjelaskan, tim independen bertugas untuk mengumpulkan data lapangan, memverifikasi dugaan pelanggaran hak asasi manusia, dan merumuskan rekomendasi yang akan diberikan kepada pemerintah serta DPR.

Temuan awal tim menunjukkan indikasi pelanggaran, termasuk dugaan kesalahan prosedur oleh aparat, penangkapan sewenang-wenang, serta adanya korban jiwa.

“Perkembangan kami masih mengidentifikasi terkait dengan temuan awal. Termasuk kami melakukan penyelidikan terhadap 10 orang yang diduga menjadi korban jiwa selama kerusuhan Agustus-September,” jelasnya.

Seperti diketahui, kerusuhan pecah di sejumlah kota besar, termasuk di depan Gedung DPR RI, pada akhir Agustus hingga awal September 2025. Aksi massa yang awalnya berlangsung damai berujung pada bentrokan dengan aparat dan kerusakan fasilitas publik, seperti pembakaran Gedung DPRD Makassar.